Program-program yang dilakukan perusahaan untuk periode tahun 2026 diantaranya:
1.Waskita Karya Dipercaya Kerjakan Proyek Sekolah Rakyat di Aceh, Nilainya Capai Rp757,05 Miliar
PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali dipercaya membangun Sekolah Rakyat (SR). Proyek senilai Rp757,05 miliar itu akan dibangun di tiga lokasi di Aceh, mencakup Kabupaten Nagan Raya, Aceh Singkil, serta Kota Subulussalam. Penandatanganan kontrak Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 2 dilakukan di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta. Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko turut hadir menyaksikan langsung agenda tersebut.
2. Waskita Karya Bersama Danantara Serahkan Ratusan Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang, Siap Ditempati Warga Terdampak Bencana
PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama Danantara melakukan Serah Terima 600 Hunian Sementara (Huntara) kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Perseroan telah merampungkan pembangunan Huntara sesuai target. Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Managing Director Hubungan Antarlembaga BPI Danantara Rohan Hafas, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, serta Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi. Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho turut datang ke lokasi didampingi Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko. Rohan Hafas mengatakan, penyerahan huntara merupakan bagian dari komitmen Danantara Indonesia untuk menghadirkan hunian sementara yang layak dan aman. Hunian ini juga mendukung pemulihan layanan dasar bagi warga terdampak.
3. Segera Rampung, Waskita Karya Ungkap Lintasan LRT Jakarta di Atas Tol Wiyoto Wiyono Sudah Tersambung 100 Persen
Proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai garapan PT Waskita Karya (Persero) Tbk akan segera rampung. Kini perlintasan jalur layang LRT di atas Jalan Tol Ir Wiyoto Wiyono sudah tersambung 100 persen. Secara keseluruhan realisasi pembangunan proyek senilai Rp4,1 triliun milik PT Jakarta Propertindo itu telah mencapai 89,22 persen hingga akhir 2025. Diharapkan pertengahan tahun ini, LRT Jakarta Fase 1B dapat mulai dimanfaatkan oleh para pengguna moda transportasi umum. Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, pemasangan bentang girder sepanjang 120 meter (m) di atas Tol Ir Wiyoto Wiyono merupakan tahapan penting dalam pengerjaan LRT Jakarta Fase 1B. Bagian tersebut menjadi salah satu titik kritikal pada lintasan proyek.
4. Lakukan Groundbreaking, Waskita Karya Resmi Garap Proyek Jalan Batas Kota Singaraja – Mengwitani Bali
PT Waskita Karya (Persero) Tbk resmi memulai pembangunan Jalan Perbaikan Geometrik Batas Kota Singaraja-Mengwitani (Shortcut 9 dan 10) Paket I di Bali senilai Rp290,84 miliar. Pengerjaan proyek itu dilakukan usai peletakan batu pertama atau groundbreaking yang digelar pada Rabu (7/1/2025). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Pembangunan Jalan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Asep Syarip Hidayat dan Gubernur Bali I Wayan Koster. Didampingi pula oleh Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko. Asep menyampaikan, groundbreaking ini merupakan langkah awal Kementerian PU untuk meningkatkan konektivitas jalan nasional di Bali. Melalui perbaikan geometrik jalan itu, lanjut dia, waktu tempuh dari Singaraja ke Mengwitani lebih singkat, hanya 8,61 menit dari sebelumnya yang mencapai 21,22 menit.
5. Waskita Karya Garap Sekolah Rakyat Senilai Rp3,87 Triliun, Dorong Upaya Presiden Prabowo Potong Rantai Kemiskinan
Pemerintah terus mendorong pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di berbagai daerah di Tanah Air. Presiden Prabowo Subianto pun baru saja melakukan groundbreaking untuk pengerjaan SR Tahap II. Presiden menyampaikan, SR dirancang sebagai instrumen strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin. Ia berpesan agar para siswa SR tidak pernah merasa malu pada latar belakang orang tua mereka, yang senantiasa berjuang tanpa lelah memberikan masa depan bagi anak-anaknya. Melalui SR, dirinya berharap seluruh putra-putri bangsa dapat mengenyam pendidikan layak dan merata. Diharapkan pula, mereka dapat tumbuh menjadi insan pembangunan bangsa yang cerdas dan tangguh.
6. Tinjau Bangunan RSUD Kubu Raya, Menkes Budi Apresiasi Kerja Cepat Waskita Karya
PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah menyelesaikan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Rumah Sakit Umum Daerah Tuan Besar Syarif Idrus (RSUD TBSI) Kubu Raya di Kalimantan Barat pada akhir tahun lalu. Proyek ini merupakan bagian dari kebijakan cepat tanggap pemerintah terhadap layanan kesehatan di Tanah Air. Pada pekan lalu, Menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin didampingi oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Bupati Kubu Raya Sujiwo, dan Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko pun meninjau langsung bangunan RSUD TBSI. Ia memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan yang telah ditingkatkan menjadi rumah sakit Tipe C melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut. Dijelaskan, PHTC menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mempercepat peningkatan kualitas layanan publik. Khususnya di sektor kesehatan melalui penguatan RSUD di kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
7. Waskita Karya Bersama Kementerian PU Rampungkan Puluhan Huntara di Aceh Utara, Sudah Mulai Ditempati Warga Terdampak Bencana
PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merampungkan puluhan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Sebanyak lima blok hunian yang dibangun di atas lahan seluas 3.643 meter persegi (m2) itu dapat ditempati hingga 300 orang. Menteri PU Dody Hanggodo pun meninjau langsung ke lokasi didampingi Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko. Ia memastikan kesiapan hunian sekaligus pemanfaatannya sebelum lebaran. Dody menyebutkan, sebanyak lima blok Huntara berkapasitas 60 Kepala Keluarga (KK), sekarang sudah mulai dihuni. Sementara blok lainnya ditargetkan selesai sebelum Idul Fitri agar para warga terdampak bisa segera pindah.
8. Waskita Karya Berhasil Rehabilitasi SPAM di Bener Meriah Aceh Usai Bencana, Berfungsi Penuhi Kebutuhan Air Bagi 3.000 KK
PT Waskita Karya (Persero) Tbk berhasil merehabilitasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lampahan di Bener Meriah, Aceh, dalam waktu secepat mungkin. Kini SPAM tersebut sudah kembali berfungsi mengaliri air bersih untuk memenuhi kebutuhan 3.000 Kepala Keluarga (KK) di sejumlah desa dan kawasan Hunian Sementara (Huntara). Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo sempat meninjau langsung ke lokasi. Ia memastikan sistem pengairan berjalan baik dan air yang dialirkan berkualitas prima serta jernih.
9. Waskita Karya Kembali Dipercaya Kerjakan Proyek Rumah Sakit Senilai Rp217,97 Miliar di Maluku, Sukseskan Program PHTC
PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali dipercaya mengerjakan proyek rumah sakit di luar Pulau Jawa. Kali ini Perseroan akan melaksanakan konstruksi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cendrawasih Dobo di Maluku dengan nilai kontrak sebesar Rp217,97 miliar. Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Azhar Jaya mengatakan, pembangunan RSUD tersebut menunjukkan negara hadir dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata. Masyarakat di daerah tertinggal pun sudah sangat menantikannya.
10. Waskita Karya Kembali Gelar Mudik Bersama BUMN, Ratusan Pemudik Diberangkatkan dari Jakarta
PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali mengadakan program Mudik Bersama BUMN tahun ini. Dalam kegiatan mudik gratis yang diinisiasi Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tersebut, Perseroan memberangkatkan hampir 300 pemudik dengan tujuan Solo, Semarang, Yogyakarta, Malang, serta Surabaya. Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, para pemudik yang terdiri dari pegawai Waskita Karya, anak usaha, keluarga pegawai, serta masyarakat umum itu diberangkatkan menggunakan enam moda transportasi berupa bus. Sebanyak lima bus dilepas dari Gedung Waskita Karya, Jakarta.
Program tersebut dapat dilihat pada Siaran Pers Perusahaan

