Berita Waskita


Eka Suhardiman

Eka Suhardiman

Menteri PU Djoko Kirmanto meresmikan proyek Waduk Jatibarang, Senin (5/05/2014). Pengisian waduk Jatibarang di Semarang, Jawa Tengah, membutuhkan waktu 7 bulan pada saat musim kemarau. Elevasi muka air normal waduk Jatibarang yakni 149,3 meter.  "Air untuk waduk ini berasal dari aliran Sungai Kreo,"  kata Menteri PU .

Bendungan yang dibiayai Japan International Cooperation Agency (JICA) senilai Rp655 miliar ini ditujukan sebagai salah satu program penanganan banjir di Semarang, dan nantinya memiliki kapasitas tampungan air sebesar 20,4 juta m3.

Selain itu, waduk ini akan dimanfaatkan untuk sumber air baku dengan kapasitas 1.050 liter per detik dan pembangkit listrik mikro hidro dengan kapasitas 1,5 megawatt. Konstruksi Waduk Jatibarang dikerjakan oleh Waskita Karya – Brantas Abipraya JO.

Direktur Operasi I PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ir. Desi Arryani, M.M. hari ini Senin (12/05/2014) membuka pelatihan How To Manage FIDIC Contract & Win IT ! tanggal 12 – 13 Mei 2014 di Gedung Waskita, Jakarta. Pelatihan diikuti oleh 56 (lima puluh enam) pegawai Waskita di seluruh Indonesia. Selaku instruktur dalam pelatihan ini adalah Dr. Sarwono Hardjomuljadi (International Accredited Trainer for FIDIC).

 

Pencanangan pembangunan jalan tol Antasari - Depok - Bogor sepanjang 21 Km dilakukan di Jakarta, Kamis (8/5/2014) oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PU Ir. Djoko Murjanto didampingi Direktur Utama PT Citra Waspphutowa, Tri Agus Proyanto, Walikota Jakarta Selatan dan Sekda Depok.

PT Citra Marga Nusaphala lewat anak usahanya PT Citra Waspphutowa, yang merupakan konsorsium dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk dan PT Hutama Karya (Persero) melakukan acara pencanangan Jalan Tol Desari ini. Pencanangan ini merupakan  titik awal dimulainya pembangun-an tol ini. "Pencanangan ini mengartikan bahwa pembangunan tol yang menghubungkan tiga kota ini dapat segera direalisasikan," kata Direktur Utama PT Citra Waspphutowa Tri Agus Priyanto.

Proyek tol Antasari-Depok pembangunannya dibagi dalam dua seksi. Pembangunan seksi I yaitu ruas Antasari-Sawangan sepanjang 12 Km, mencakup seksi IA sepanjang 6,85 Km (Antasari-Krukut), seksi I B sepanjang 6,3 Km (Krukut-Sawangan). Kemudian Seksi II, ruas Sawangan-Bojonggede sepanjang 9,5 Km. "Tahap pertama ini diharapkan dapat mulai beroperasi pada tahun 2016, dan untuk tahap dua diharapkan dapat beroperasi sebelum tahun 2024," tandas dia.

Sementara itu, Dirjen Bina Mirga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto dalam sambutannya mengaku miris dengan kenyataan proyek tol Antasari-Depok- Bogor  yang belum sampai tahap konstruksi.  "Saya masih miris, pencanangan ini dilakukan di tengah pembebasan lahan yang belum optimal, masih 25% lagi. Tetapi diharapkan dengan pencanangan ini bisa menjadi langkah nyata supaya pembebasan lahan sisanya bisa lebih cepat lagi," katanya.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan Tol Depok-Antasari (Seksi I) selesai pada 2015. Jadwal tersebut merupakan target baru setelah target awal selesai 2014 tak mungkin bisa dipenuhi. "Sejak awal memang proyek ini sudah tersendat. Proyek ini baru mulai 2011 padahal sudah dijadwalkan sejak 2006," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Ahmad Ghani Gazali beberapa waktu lalu.

 

Harga tanah di jalan tol sepanjang 12 Km tersebut sudah naik tajam akibat proyek molor. Akibat keterlambatan proyek ini, nilai investasi tol Depok-Antasari mengalami lonjakan hingga dua kali lipat yakni sebesar Rp 4,767 triliun dari sebelumnya Rp 2,515 triliun.

Dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan seksi I Antasari-Sawangan dengan dana sebesar Rp 3,073 triliun. Sementara untuk seksi II dari Sawangan-Bojonggede sepanjang 9,5 kilometer membutuh-kan dana sekitar Rp 1,694 triliun. Pembangunan seksi I seharusnya selesai pada 2009 lalu. Saat ini progres pembebasan lahan Seksi I dari total 12 Km dibebaskan sekitar 20-30% saja.

PU akan memberi suntikan bantuan land caping atau pembebasan lahan sebesar Rp 2 triliun untuk dua seksi. Pembebasan lahan proyek tol ini menggunakan UU No. 2 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Kepentingan Umum. Peraturan ini berlaku setelah tahun 2014 untuk proyek yang dicanangkan sebelum 2012.

Di wilayah Depok, tol ini akan membebaskan 3.213 bidang tanah di delapan kelurahan. Terdiri dari 436 bidang di Kelurahan Pangkalan Jati, 98 di Gandul, 720 di Krukut, 402 di Grogol, 327 di Rangkapan Lama, 572 di Rangkapan Jaya Baru, 375 di Cipayung, dan 278 di Cipayung Jaya.

Sedangkan di wilayah Jakarta Selatan, pembebasan akan mencakup 690 bidang tanah di lima Kelurahan. Rinciannya, 463 bidang tanah di Cilandak Barat, 38 di Cilandak Timur, 101 di Pondok Labu, 80 bidang tanah di Ciganjur, dan 8 di Cipedak.

Hadir dalam pencanangan ini Direktur Operasi I PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Desi Arryani, Kepala Divisi Sipil, Ridwan Darma, dan Wakadiv Sipil, Moh. Sadali.

Pameran Hari Air Dunia (HAD) di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai hari ini, Kamis (08/05/2014), dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri PU, Hermanto Dardak, di Jakarta. Pameran diikuti oleh BUMN Jasa Konstruksi dan juga komunitas dan lembaga swadaya masyarakat yang perduli dengan air.

Selain pameran, Kementerian PU juga menggelar kegiatan Gerakan Peduli Situ dan Sungai di Situ Cipicung, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Pada acara tersebut, kementerian melakukan penyebaran benih ikan dan penanaman pohon.  Adapun tema peringatan Hari Air Dunia adalah mempertimbangkan keterkaitan erat antara air dan energi. Contoh keterkaitan antara air dan energi adalah pembangkit listrik tenaga air seperti di Waduk Juanda, Waduk Sutami dll dan PLTA merupakan pembangkit listrik yang sangat ramah terhadap lingkungan.

Air pun membutuhkan energi di setiap tahapan pengelolannya. Mulai dari proses pengambilan air di sumbernya, pengolahan air, hingga distribusi air. Persediaan air dan energi sama-sama terbatas namun permintaannya justru meningkat.

Saat membukan pameran, Wamen PU mengatakan, Indonesia adalah negara kelima yang memiliki sumber daya air (SDA) terbesar di dunia, tetapi sangat dimungkinkan menghadapi krisis air jika Indonesia tidak mampu mengelolanya dengan baik. “Ketahanan pangan  suatu negara sangat bergantung dari budidaya pertanaman dan efisiensi penggunaan air, sehingga dibutuhkan infrastruktur yang mendukung terjaminnya kelestarian air untuk kebutuhan pangan,” tandasnya.


Tuesday, 06 May 2014 09:18

Menteri PU Resmikan Siphon Bekasi

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, Selasa (06/05/2014), meresmikan beroperasinya Siphon Bekasi, Jawa Barat, sekaligus melakukan groundbreaking Pembangunan Bendung Jabung di Propinsi Lampung serta Pembangunan Bendung Randangan di Propinsi Gorontalo. Acara yang digelar di lokasi siphon Bekasi ini juga dalam rangka memperingati Hari Air Dunia XXII.

Siphon Bekasi dibangun agar suplai air baku dari Tarum Barat yang melintasi Sungai Bekasi tidak tercampur dengan aliran Sungai Bekasi yang sudah tercemar. Rencana Siphon didesain untuk dilewati air dari tarum barat dengan kapasitas maksimum 31.1 m3/detik.

Konstruksi bangunan siphon didesain dengan menggunakan tiga buah lubang barrel masing-masing berukuran 2.3 m x 2.3 m. Panjang siphon adalah 98.00 meter dan berada 11.00 meter di bawah muka air Sungai Bekasi.

Bangunan ini menggunakan konstruksi beton bertulang mutu fc 175 kg/cm2, yang dilengkapi dengan saluran penghubung (link canal), outlet siphon dan bangunan inlet siphon. Untuk mengatur tinggi muka air di inlet maka diinstal 3 unit pintu air manual dan 2 unit pintu air manual di bangunan release struktur (bangunan penguras).

Konstruksi siphon Bekasi dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk dalam 3 (tiga) stage. Stage I adalah pekerjaan saluran hubung meliputi pekerjaan pemancangan CPC w325100, L= 12 m, panjang 135 m. Serta pekerjaan konstruksi saluran hubung L=6m, H=3m, panjang 230m. Dilaksanakan pada musim penghujan.

Pelaksanaan Stage II, adalah pekerjaan  siphon barrel sisi barat dengan menutup sebagian lebar penampang Sungai Bekasi. Coferdam mengunakan tanah timbunan dan pemancangan double steel sheet pile L=15. Pekerjaan dewatering menggunakan pompa submersible kapasitas 6 inch sebanyak 6 unit. Pekerjaan galian konstruksi barrel menggunakan 3 unit excavator pc 200. Penggalian dan loading tanah galian dilaksanakan estafet sehubungan dasar konstruksi barrel pada EL +7.50 atau 11 meter di bawah muka air Sungai Bekasi. Pelaksanaan konstruksi ini dilakukan pada musim kemarau.

Pelaksanaan Stage III, merupakan kelanjutan dari Stage II. Coferdam menggunakan tanah timbunan dan pemancangan double steel sheet pile L=15 dari hasil pencabutan SSP sisi barat.

Konstruksi siphon barrel dilaksanakan per segmen panjang 12.00 meter. Jumlah segmen siphon barrel sebanyak 9 segmen. Lubang siphon barrel terdiri dari 3 (tiga) bagian dengan dimensi lubang 2.30 m x 2.30 m. Mutu beton fc 175 kg/cm2. Lantai siphon barrel tebal = 60 cm, lantai atap tebal = 50 cm, dinding luar tebal = 50 cm dan dinding bagaian dalam tebal = 30 cm.

Hadir dalam acara ini wakil Menteri PU, Hermanto Dardak, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Mohammad Hasan, para Pejabat Pemprov Jawa Barat, Pemprov Lampung, Pemprov Gorontalo, serta Direktur Operasi I PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ir. Desi Arryani.



Bermitra dengan Darmo Permai, PT Waskita Karya (Persero) Tbk hendak membangun super blok di Surabaya, Jawa Timur. Super blok yang rencananya dibangun di lahan seluas  kurang lebih 34.089 M2 itu terdiri dari Apartment, Soho, Office, Rukan, serta Food and Beverage beserta kelengkapan prasarananya.

Kepala Divisi Realty PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Didit Oemar Prihadi, mengatakan perusahaan telah menyiapkan lahan seluas 34 ribu meter persegi di kawasan Segi 8 Darmo, di sebelah barat Kota Surabaya.

"Hari ini merupakan momen di mana Waskita dan Darmo Permai mengikat kontrak untuk mewujudkan impian dalam membangun satu proyek mix use – highrise building," kata Didit, di Jakarta, Selasa (29/4/2014). Menurut Didit, kerjasama tersebut dilakukan sebab Waskita Karya memiliki keunggulan dan pengalaman di sektor konstruksi dan dan pengembangan bangunan vertikal (high rise). Sementara PT Darmo Permai, sebagai salah satu pionir pengembangan lokal, mempunyai pengalaman dalam pengembangan dan pemasaran properti di kota tersebut.

Didit menambahkan, pengembangan proyek yang akan menyasar masyarakat kelas menengah dan atas itu diperkirakan berlangsung dalam 5-6 tahun dengan nilai investasi total Rp 5 triliun. “Kita akan mulai memasarkan setelah pemilu, dan rencananya mulai dibangun awal tahun depan,” imbuhnya.

Ia mengatakan, modal awal proyek ini berupa lahan dengan nilai investasi sebesar Rp 526 miliar dengan omposisi penyertaan modal Waskita sebanyak 51% dan Darmo Permai sebesar 49%.

Pada kesempatan yang sama Direktur Bisnis Development Darmo Permai, Kevin Sanjoto, menambahkan perseroan memperkirakan untuk membangun super blok ini bakal menghabiskan dana sebesar Rp 5 triliun lebih.

Proyek Segi 8 Darmo berlokasi di barat Kota Surabaya, tepatnya di  Jl. Raya Darmo Permai III Surabaya.

 



 

Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ir. M. Choliq, M.M., menilai Proyek Apartemen Brooklyn di Alam Sutera yang saat ini sedang digarap Waskita Karya diharapkan dapat meningkatkan progres hingga 70% s.d. 80% pada tahun ini. Dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) TW I PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Jumat (25/04/2014), Dirut mengatakan akselerasi penyelesaian Proyek Apartemen Brooklyn diharapkan lebih memperkuat performance Waskita di tahun 2014. “Dari sisi marketing Proyek Brooklyn Alam Sutera sangat bagus. Tugas kita sekarang adalah bagaimana meningkatkan progres Alam Sutera tahun 2014 dari semula 50 % menjadi 70% - 80%,” tandas Dirut.

Rakor TW I Tahun 2014 yang dihadiri Dewan Komisaris diikuti oleh para Kepala Departemen, Kepala dan Wakil Kepala Divisi, serta Kepala bagian di kantor Pusat.

 


 

Sabtu siang, 27 April 2014, sejumlah tokoh dan public figure tampak hadir memenuhi undangan acara Topping Off Paragon Square di Tangerang, Banten. Duduk di barisan depan antara lain mantan Menteri Tenaga Kerja Fahmi Idris, Kadiv Penum Mabes Polri Brigjen Polisi Boy Rafly Amar,  Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, serta sejumlah tokoh dan pejabat asal Sumatera Barat mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir. Dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor pelaksana proyek Paragon Square hadir antara lain Kepala Divisi Gedung Ir. Herwidiakto, M. Tech, Wakil Kepala Divisi Gedung, Ir. Tukijo, serta Kabag Anggaran Divisi Gedung, Ir. Indhit Pertomo.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk selama 365 hari dengan nilai kontrak Rp 365 miliar, dan akan diserahterimakan pada bulan Oktober 2014.

Paragon Square mulai dibangun pada 2012 dan  berdiri di atas lahan seluas 8.200 m2 dengan bangunan setinggi 77 meter. Superblok ini terdiri dari 3 tower apartemen, 1 tower hotel termasuk mal yang berkonsep lifestyle food & beverage dan office area. 

Untuk apartemen terdiri dari 26 lantai dengan jumlah sekitar 1.226 unit dengan luas 26,4 m2 dan 39 m2. Sementara hotel dengan bintang 4 tersebut memiliki 134 kamar dengan 100 unit tipe Deluxe, 17 unit Junior Suite, 16 unit Executive Suite dan 1 unit President Suite. Lalu dua lantai mal berkonsep lifestyle food & beverage dan office area. Di gedung ini juga akan dibangun ballroom berkapasitas 750 orang.

Firman Musirwan, Vice President BroadbizAsia, mengatakan saat ini Paragon Square Apartement telah terjual sekitar 75% atau 897 unit. “Pada 2012 per unit apartemennya dijual mulai Rp 220 juta, saat ini telah mencapai Rp 440 juta,” ungkapnya, saat press conference Topping Off Paragon Square Apartement dan Soft Launching Paragon Square City Walk di Tangerang (26/4). 

Sementara Ranto M, GM Business Development and Finance BroadbizAsia, mengungkapkan nilai investasi yang digelontorkan BroadbizAsia untuk Paragon Square ini sekitar Rp 400 miliar. “Proyek ini membutuhkan dana sekitar Rp 400 miliar,” ungkapnya.

Paragon Square merupakan proyek apartemen kedua yang dibangun BroadbizAsia, setelah  pada tahun 2010 membangun Paragon Village di kawasan Karawaci.

Mitra Binaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Dewi Sambi, yang memproduksi pakaian berbahan batik menjadi salah satu peserta pameran Inacraft 2014. Dewi Sambi telah menjadi mitra binaan PT Waskita Karya (Persero) sejak setahun lalu, dan kini telah mampu mengembangkan usahanya dan memproduksi pakaian jadi berbahan batik. “Alhamdulillah sekarang kami telah memiliki 15 (lima belas) orang pegawai,” ungkap Uthie Mintiarto, owner  Dewi Sambi.

Inacraft 2014 dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.  Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden di Assembly Hall Jakarta Convention Center, Senayan, Rabu (23/4/2014). "Ini adalah kesempatan terakhir saya sebagai Presiden untuk membuka Inacraft," kata SBY.

SBY mengatakan, dia dan keluarga adalah menyukai kerajinan, sehingga tidak jarang jika bepergian atau melakukan kunjungan ke daerah, selalu ada buah tangan yang dibawa. Menurutnya, Indonesia sangat kaya akan industri kerajinan. SBY dan Ibu Negara  bahkan mendoakan agar aktivitas pengrajin dan produk kerajian Indonesia  semakin maju. “Kami sangat mencintai handycraft," ujarnya.

Di akhir sambutannya, SBY berpesan agar semua lapisan masyarakat, khususnya pemerintah pusat dan daerah,  mendukung keberlangsungan industri kreatif dan kerajinan di dalam negeri.

"Terakhir saya ingin mengatakan pemerintah pusat atau daerah teruslah membantu dan mendorong industri handycraft, mikro kecil, dan menengah, peningkatan kesejahteraan para perajin kita. Jadikanlah industri ini pilar ekonomi kita," katanya.

 

 

BUMN Konstruksi PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengelola nilai kontrak per Maret 2014 yakni Rp13,2 triliun. Sekretaris Perusahaan Waskita Karya, Haris Gunawan, mengatakan nilai tersebut terdiri dari kontrak sisa pada 2013 dan kontrak baru hingga akhir bulan lalu. "Sisa nilai kontrak 2013 Rp10,4 triliun dan kontrak baru hingga Maret 2014 Rp2,8 triliun," katanya, Rabu (16/4/2014).

Pada tahun ini, lanjutnya, perusahaan menargetkan nilai kontrak baru Rp18,7 triliun dengan mayoritas bidikan proyek pemerintah dan BUMN. Proyek pemerintahan dan BUMN, ujar Haris, akan menyumbang 78% dari target kontrak, sedangkan sisanya 22% berasal dari proyek swasta. "Dengan demikian target penjualan Waskita tahun ini Rp11,8 triliun dengan laba bersih sekitar Rp 443 miliar," jelasnya.

Editor : Sepudin Zuhri

 

Sumber: http://industri.bisnis.com/read/20140416/45/219935/waskita-karya-wskt-kelola-kontrak-rp132-triliun

Page 8 of 38