Berita Waskita


Eka Suhardiman

Eka Suhardiman

Monday, 24 August 2015 09:34

Waskita di Ajang Pameran Indonesia Hebat

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan pameran Indonesia Hebat menjadi wadah untuk menunjukkan kemajuan BUMN kepada masyarakat.

Pameran ini sendiri adalah perwujudan BUMN hadir untuk negeri khususnya kita semua akan memperlihatkam kemajuan dan pencapaian lebih dari 60 BUMN, katanya.

Menteri BUMN mengatakan, pencapaian ini akan menjadi modal bagi BUMN dalam menghadapi persaingan global, “apalagi akhir tahun ini kita akan menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN,”  ungkapnya dalam sambutan pada pembukaan Pameran Indonesia Hebat, di pintu selatan Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (21/08/15).

Rini berharap melalui pameran tersebut masyarakat bisa menilai kesiapan BUMN dalam memasuki persaingan di global. Ia menekankan BUMN bukan sekadar alat negara untuk mencari keuntungan melalui sumbangan dividen maupun pajak kepada negara. BUMN, tandasnya, harus memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat luas melalui peran BUMN sebagai agen pembangunan maupun program tanggung jawab sosial dan program kemitraan dan bina lingkungan. 

Di berharap semakin banyak BUMN yang mampu bersaing di kancah dunia internasional. Sinergi antar-BUMN juga semakin kuat untuk mendorong kesejahteraan masyarakat, katanya. "Semoga pameran ini memberikan manfaat bagi kita semua," katanya.

Pada pameran tersebut PT Waskita Karya (Persero) Tbk memamerkan pencapaian perusahaan sampai dengan saat ini seperti proyek-proyek yang sudah maupun sedang dikerjakan, kiprah dan kinerja anak perusahaan Waskita, serta berbagai produk yang dihasilkan dan dipasarkan Waskita.



 

Segenap investor asing dan lokal didampingi oleh perwakilan dari Credit Suisse Securities Indonesia mengunjungi kantor pusat PT Waskita Karya (Persero) Tbk pada hari Kamis, 20 Agustus 2015. Sebagai salah satu agenda acara ASEAN Banks Tour 2015, para investor bermaksud bertemu dengan jajaran manajemen PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Dihadiri oleh Direktur Keuangan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Tunggul Rajagukguk, jajaran Direksi PT Waskita Toll Road Feri Purwandi Seno dan Mokh. Sadali, beserta tim Investor Relations PT Waskita Karya (Persero) Tbk, tujuan meeting ini adalah membahas kinerja PT Waskita Karya (Persero) Tbk,  terutama pada proyek jalan tol.

Dimulai dengan penjelasan singkat dari Dirkeu Waskita mengenai keputusan manajemen memasuki bisnis jalan tol dan kemudian membahas proses Rights Issue, para investor memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membahas rencana jangka panjang Perseroan. Pada salah satu kesempatan, Dirkeu Waskita mengatakan hingga Juli 2015 Perseroan telah membukukan lebih dari Rp 10 triliun kontrak baru. Setelah Perseroan menerima dana sebesar Rp 5,3 triliun yang berasal dari dana PMN dan Rights Issue, Perseroan kini memiliki target menaikkan nilai kontrak baru di tahun 2015 menjadi Rp 30 triliun, dan juga menaikkan laba bersih menjadi Rp 813 miliar sampai dengan akhir tahun.

Dirkeu mengatakan, bahwa sebagian besar dari proyek besar di tahun ini akan datang dari proyek jalan tol, setelah Perseroan memiliki 9 ruas jalan tol. Di masa mendatang, Waskita Karya melalui anak perusahannya, PT Waskita Toll Road akan mengakuisisi lebih dari 5 ruas jalan tol hingga akhir tahun 2015.

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2014 Koperasi Pegawai Kantor Pusat PT Waskita Karya (Persero) Tbk (20/08/2015), telah memilih Ari Wibowo, S.E. selaku Ketua Koperasi yang baru menggantikan Ir. Kristadi JH yang telah berakhir masa jabatannya. Selanjutnya Ketua terpilih selaku formatur memilih Agus Herijanto, S.E selaku Bendahara dan Yudi Suryadi, S.E selaku Sekretaris. Pada saat yang sama RAT juga menetapkan Ir. Munir Muslih selaku Ketua Pengawas Koperasi didampingi oleh Ir. Yuniar Rahmiana selaku Anggota Pengawas.

Direktur Keuangan Waskita selaku Pembina Koperasi, Ir. Tunggul Rajagukguk, menilai tingkat partisipasi anggota dalam RAT ini sangat tinggi. Ia juga mencatat berdasarkan laporan bahwa asset koperasi tumbuh 50%, tetapi labanya tidak menunjukkan pertumbuhan dari tahun yang lalu. “Saya berharap pengurus dapat menjelaskan kepada anggota mengenai hal ini,” ungkap Pembina.

Kepala Suku Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Jakarta Timur, Drs. H. Arfian, M.Si, menilai bahwa Koperasi Pegawai Waskita Kantor Pusat sudah masuk katagori Koperasi menengah besar, karena itu ia berharap ke depan Koperasi Waskita dapat mengembangkan jenis usahanya, misalnya tabungan umroh dan haji untuk anggotanya.

Realisasi pendapatan usaha tahun buku 2014 Rp 92,92 miliar dari rencana sebesar Rp 63,78 miliar, beban usaha Rp 85,7 M dari rencana Rp 57,7 M, Realisasi SHU setelah pajak Rp 3,234 M dari rencana Rp 3,244 M. “Tidak tumbuhnya laba usaha koperasi tahun buku 2014 akibat meningkatnya beban pajak dan BUA,” kata Kristadi JH, selaku Ketua Koperasi, dalam laporan pertanggungjawabannya.

RAT Tahun Buku 2014 menyediakan 36 buah door prize antara lain terdiri dari 2 (dua) unit Sepeda Motor, 5 (lima) unit sepeda, pendingin udara, kulkas, handphone, tablet, oven, kompor gas, kipas angina, laptop, dan lain-lain.

Program BUMN Hadir untuk Negeri yang diluncurkan Kementerian BUMN dalam rangka memperingati HUT Ke-70 Kemerdekaan RI, dilaksanakan serentak di 34 Provinsi di Indonesia sejak tanggal 16 Agustus sampai dengan 17 Agustus 2015. Adapun agenda yang digelar oleh BUMN dalam HUT Proklamasi tahun 2015 ini adalah Gerak Jalan Sehat, Pemutaran Film Layar Tancap yang bertemakan Nasionalisme (Laskar Pelangi, Bendera, dan Garuda di Dadaku), Upacara Bendera 17 Agustus, Pasar Murah, Pemberian Bantuan Peralatan Laboratorium kepada 17 SMK di setiap Provinsi, Penyediaan Air Bersih, serta Bantuan Bedah Rumah untuk 45 orang Veteran.

PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama Perum Airnav Indonesia dan PTPN VII menyelenggarakan program ini di Provinsi Lampung. Pada tanggal 16 Agustus 2015 pagi, sekitar 3000 orang mengikuti olah raga senam dan jalan sehat 8 km. Antusiasme peserta sangat besar untuk menyukseskan acara ini. Para orang tua beserta anak-anak mereka, para remaja putra dan putri, dan para pegawai BUMN di Provinsi Lampung tampak bersemangat mengikuti acara mulai dari awal hingga acara berakhir.

Sebelum gerak jalan dimulai, panitia mengajak peserta melakukan senam aerobic yang dipandu oleh 5 orang instruktur. Suasana kian semarak ketika para pejabat BUMN turun dan menyatu dengan warga untuk melakukan senam bersama. Suasana kebersamaan dan keakraban benar-benar sangat terasa…..!

Usai gerak jalan sehat semua peserta berkumpul kembali untuk menikmati hidangan jajanan pasar, seperti bakso, pempek, tek wan, soto, es cincau, es ketan hitam, kacang, pisang, dan ubi rebus, dan lain-lain. Sesaat kemudian panitia mengundi berbagai door prize yang sangat menarik terdiri dari 1 (satu) unit sepeda motor, 3 (tiga) buah sepeda, 2 (dua) unit kulkas, laptop, kipas angina, handphone dan lain-lain.

Tanggal 16 Agustus malam, bertemapt di area Proyek Jalan Tol Bakauheni - Terbanggi Besar diselenggarakan pemutaran film “Laskar Pelangi”. Meski pemutaran film baru dimulai pukul 20.00 WIB, namun sejak pukul 18.00 warga desa sekitar proyek sudah berduyun-duyun dan berkumpul di lokasi. Dari wajah-wajah polos warga yang sumringah, nampak sekali bahwa program ini sangat dinanti dan sangat  menghibur mereka. Malam itu para Direksi BUMN turut berbaur dengan masyarakat menyaksikan pemutaran film ditemani seduhan kopi dan teh hangat serta jajanan pasar.

Tanggal 17 Agustus 2015 dilakukan Upacara Bendera di halaman Kantor Pos Bandar Lampung dengan Pembina upacara Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ir. M. Choliq, M.M. Para peserta terdiri dari para pegawai BUMN yang ada di Provinsi Lampung, 45 orang veteran penerima bantuan Bedah Rumah, para guru dan siswa dari SMK penerima bantuan peralatan laboratorium, serta para Kepala Desa yang wilayahnya menerima bantuan sarana air bersih.

Tanggal 17 Agustus 2015 sekira pukul 14.30, warga serta para undangan yang telah hadir di lokasi Proyek Tol Bakauheni – Terbanggi Besar bersama-sama menyambut kehadiran Menteri BUMN, Rini Soemarno. Di tengah terik matahari dan hempasan debu proyek, Menteri BUMN tidak canggung dan segan menyapa para warga yang tengah asyik mengantre di pasar sembako murah yang digelar siang itu. Tiga tenda didirikan untuk menjadi titik kegiatan pasar murah. Menuju salah satu tenda di mana para warga mengantre, Menteri BUMN dengan ramah menyapa dan menyalami mereka. Sementara di sisi lain area proyek, anak-anak, remaja dan orang dewasa mengikuti dengan ceria berbagai macam lomba yang digelar, seperti tarik tambang, balap karung, lari kelereng, dan yang tidak kalah menariknya adalah lomba joget dangdut yang diikuti ibu-ibu.

Seluruh kegiatan berakhir sekira pukul 16.30 usai Menteri BUMN meninjau pelaksanaan proyek Jalan Tol Bakauheni – Terbanggi Besar.

Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, pagi tadi, Selasa (28/7) sekitar pukul 10.30 Wib melakukan ground breaking, tanda dimulainya pembangunan dan pengembangan landscape serta infrastruktur Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Pengembangan masjid bersejarah dan kebanggaan rakyat Aceh ini diharapkan tuntas pada Desember 2016 mendatang.  

Dalam siaran pers kepada detikcom, Selasa (28/7/2015), ground breaking ditandai dengan penekanan tombol oleh Gubernur, yang dilanjutkan dengan pemasangan pondasi tiang pancang. Turut mendampingi Gubernur Zaini antara lain, Kapolda Aceh Irjen (Pol) M Husien Hamidi, Wakil Ketua DPRA Dalimi, Kajati Aceh Tarmizi, Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal, Sekda Aceh Drs Dermawan, Ketua MAA Badruzzaman Ismail,  Wakil Rektor UIN Syamsul Rijal, Perwakilan Kodam IM, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman dan jajaran SKPA terkait.

Tidak tanggung-tanggung, dengan anggaran Rp 1,1 Triliun, kawasan kompleks Masjid Raya Baiturrahman nantinya akan menjadi pusat beragam aktivitas yang mendukung fungsi masjid sebagai sentral kegiatan umat Islam di Aceh.

Dalam sambutan singkatnya, Gubernur Zaini Abdullah mengajak semua komponen rakyat Aceh agar mendukung pengembangkan kawasan Masjid Raya Baiturrahman sebagai pusat peradaban dan pengembangan Islam di zaman modern. Gubernur Zaini juga menyebut, pemugaran masjid kebanggaan rakyat Aceh ini agar terlihat semakin indah dan modern merupakan tekat dan cita-citanya sejak dulu. Menurutnya, masjid Raya Baiturrahman memiliki makna sendiri bagi kunjungan wisatawan muslim ke Aceh.

Menurut Gubernur, pembangunan Masjid Raya dilakukan dalam dua tahap, yaitu jangka pendek dan jangkap panjang. Untuk jangka pendek, akan dilakukan pemasangan 12 Unit payung elektrik di pelataran masjid. Payung ini layaknya seperti yang terdapat di Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi. Selain itu, juga akan dibangun berbagai sarana lain, seperti taman, rumah genset, pusat pengolahan air, drinking water system dan perbaikan beberapa interior bangunan. 

"Juga akan dibangun basement (lokasi parkir) yang luas, sehingga semakin meningkatkan kenyamanan para pengunjung yang datang untuk berwisata religi. Khusus untuk payung elektrik, nanti akan ditambah 12 unit lagi, supaya lebih rapi teratur dan indah," ujar Gubernur, yang tampil ceria dan terlihat lebih energik dari hari-hari sebelumnya.

Sedangkan target jangka panjang, jelas Gubernur, akan dilakukan perluasan kawasan masjid. rinciannya, untuk kawasan barat akan dijadikan sebagai pusat pendidikan. di lokasi tersebut akan dibangun TPA dan sekolah yang fokus pada pendidikan agama Islam.

"Bagi anak-anak kami yang ingin belajar tentang Alqur'an atau ingin menjadi hafiz, nantinya dapat belajar di pusat pendidikan itu. Guru-guru agama pasti kita pilih yang terbaik untuk menjadi guru di TPA dan sekolah itu," terang Zaini Abdullah.

Gubernur yang kerab disapa Abu Doto ini menambahkan, untuk kawasan selatan nantinya akan jadikan sebagai pusat berbagai aktivitas Islam. Di lokasi itu akan dibangun guest house dan covention center. "Bagi wisatawan yang ingin belajar tentang Islam atau ingin menikmati keindahan masjid dan Kota Banda Aceh, bisa menginap di guest house itu dan semua unit itu dikelola dengan system  manajemen islam,"kata Zaini.

Selanjutnya, untuk kawasan timur akan dijadikan sebagai media center. Di areal itu akan dibangun berbagai sarana penyiaran berita islami dan penyebarluasan informasi soal agama Islam. Sebuah Departemen Store, jelas Gubernur, juga akan dibangun di kawasan timur. Bangunan tersebut nantinya akan difungsikan sebagai central bisnis yang akan dikelola oleh pengurus Masjid Raya Baiturrahman. Sedangkan zona utama akan dibangun pusat percetakan dan Galeri serta berbagai sarana untuk pameran. 

"Nantinya kawasan utara akan terhubung dengan Krueng Aceh sehingga menambah keindahan dan keunikan masjid. Kita berharap, pembebasan lahan bisa diselesaikan secepatnya agar kegiatan pembangunan berlangsung tepat waktu," pungkasnya

http://news.detik.com/berita/2977536/masjid-baiturrahman-aceh-akan-dijadikan-pusat-pengembangan-islam-modern

 

Market capitalization (market cap) atau nilai perusahaan di mata pemegang saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk sampai dengan Jumat (24/07/15) sebesar Rp 24,6 triliun jauh di atas PT PP (19,6 triliun), Wijaya Karya (18,6 triliun), dan Adhi Karya (4,6 triliun). Informasi ini menunjukkan bahwa Waskita menduduki ranking pertama di antara BUMN Karya terbuka lainnya dengan market cap terbesar saat ini. Jika Waskita sebagai benchmark dengan prosentase 100%, maka posisi PP berada pada 79% terhadap Waskita, Wijaya Karya 75%, dan Adhi Karya 18 %.

Direktur Utama Waskita, Ir. M. Choliq, M.M., dalam acara Halal Bil Halal Keluarga Besar Waskita, Senin (27/07/15), juga mengingatkan bahwa posisi market cap tertinggi yang dicapai Waskita tersebut akan membawa konsekuensi berat, yaitu menuntut besarnya laba yang harus diraih Waskita agar sahamnya tidak turun.

Saat ini, kata Dirut, Waskita telah memiliki 14 anak perusahaan 10 di antaranya bergerak di bidang toll road, sedangkan 4 lainnya di luar toll road. Jalan tol yang kini dikelola Waskita sebanyak 10 ruas tol, dan akan bertambah menjadi 12 ruas tol pada dua bulan ke depan. Jumlah 12 ruat tol ini memiliki total panjang 570 kilometer dengan nilai investasi Rp 63 triliun. “Saat ini Waskita menjadi the second biggest  pemilik toll road. Hari ini 12 ruas tol dengan total panjang 570 kilometer dan pada akhir tahun ditambah 240 kilometer, sehingga total panjang jalan tol yang dimiliki Waskita mencapai 810 kilometer,” tandas Dirut.



 

Wednesday, 15 July 2015 02:53

Waskita Akuisisi Tol Cimanggis - Cibitung

PT Waskita Karya (Persero) Tbk, melalui anak perusahaannya PT Waskita Toll Road, membeli 90% saham PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT), selaku pemegang konsesi ruas tol Cimanggis – Cibitung. Sejumlah 10% saham di antaranya adalah milik PT Bakrie & Brothers Tbk dan 80% nya saham milik PT Bakrie Toll Indonesia dengan total nilai Rp 552.150.000.000 (Lima ratus lima puluh dua miliar seratus lima puluh juta rupiah).
PT Cimanggis-Cibitung Tollways akan membangun Jalan Tol Cimanggis-Cibitung yang merupakan jaringan JakartaOuter Ring Road (JORR) II. Total panjang tol 25,385 km yang dalam pelaksanaan konstruksinya akan dibagi menjadi dua seksi. Seksi 1 Cimanggis Junction – On/Off Ramp Transyogi sepanjang 3,50 Km, dan Seksi 2 On/Off Ramp Transyogi – Cibitung Junction sepanjang 22,8 km. Jumlah lajur (Awal 2 x 2, Akhir 2 x 3), lebar lajur 3,6 m, lebar bahu luar 3 m, lebar bahu dalam 1,5 m, lebar median 13 m (termasuk bahu dalam), jumlah simpang susun 3 (tiga) buah, jumlah junction 1 buah (Cimanggis Junction), konstruksi perkerasan rigin pavement, dan barrier gate 1 (satu) buah.
Desa yang bakal dilewati tol ini antara lain Kecamatan Setu yaitu Desa Cijengkol, Cibening, Desa Burangkeng, Desa Taman Rahayu, kemudian Kecamatan Cikarang Barat yaitu desa Telajung, desa Gandamekar, desa Gandasari, lalu Kecamatan Cibitung desa Cibuntu.

 

Unit PKBL PT Waskita Karya (Persero) memberikan bantuan bagoi pembangunan Sekolah Dasar Mafaza di Plumpang, Jakarta Utara. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Pengembangan dan SDM, Ir. Sugiono, M.M., seusai buka puasa bersama di lokasi sekolah, Jumat (10/07/2015). Bangunan 3 (tiga) lantai milik Yayasan Mafaza ini per bulan Juli 2015 telah mencapai progres kurang lebih 80%, di mana beberapa ruangan di lantai 1 telah dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar maupun aktivitas lainnya.

Hadir dalam acara ini para pengurus Yayasan Mafaza beserta para pengajar, dan juga Kepala Unit PKBL Waskita, Jefrides, S.E beserta staf.


Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1436 H, PT Waskita Karya (Persero) Tbk Divisi Regional Barat Pekanbaru, menyelenggarakan Pasar Murah (Bazar) pada Jumat dan Sabtu (3 – 4/07/2015). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat himbuan Menteri BUMN tentang Penyelenggaraan Pasar BUMN 2015.

Event pasar murah yang digelar Divisi Regional Barat ini menyediakan 500 paket dengan masing-masing paket berisi 2 liter minyak goring, 1 kg terigu, 1 botol sirup, 2 kaleng susu, 1 kg margarin, serta 2 saset agar-agar. Harga 1 (satu) paket bazar dipatok sebesar Rp 60.000,- (enam puluh ribu rupiah). “Sasaran penyelenggaraan pasar murah ini adalah kaum muda dhuafa di lingkungan Kantor Divisi, Office Boy, Sopir, Satpam, serta para pegawai golongan rendah,” kata Kepala Divisi Regional Barat, Ir. Ibnu Nouval.

 

Page 8 of 50