Berita Waskita


Eka Suhardiman

Eka Suhardiman

Monday, 10 February 2014 03:11

Waskita Karya, Perusahaan BUMN Terbaik 2014

PT Waskita Karya (Persero) Tbk, salah satu BUMN Jasa Konstruksi di Indonesia, terpilih sebagai perusahaan BUMN terbaik 2014 versi Majalah Indonesia Inspire dalam ajang Indonesian Creativity & Best Leader Award 2014, di Jakarta, Jumat (07/02/2014). Acara yang berlangsung untuk ketiga kalinya ini digelar Majalah Indonesia Inspire bekerja sama dengan PT Sembilan Bersama Media dihadiri antara lain oleh pejabat Kementerian Koperasi dan UKM serta pejabat dari Pemda DKI Jakarta.

Penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap kinerja perusahaan, perorangan, dan lembaga yang mampu memberikan  kesejahteraan dan inspirasi masyarakat sekelilingnya. Diharapkan para penerima penghargaan ini akan menjadi motivator bagi masyarakat untuk mengikuti kesuksesan, pencapaian, dan keberhasilannya.

Dalam sambutan tertulisnya Ketua Pelaksana dan Founder PT Sembilan  Bersama Media, Laksdya TNI (Purn) Gunadi, MDA, mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi yang sangat efektif untuk memberikan motivasi dan menumbuhkan kreativitas bagi penerimanya. Selain itu, award juga merangsang inovasi, semangat kemandirian, serta entrepreneurship dalam menghadapi arus globalisasi untuk memenangkan persaingan global.

Di sisi lain, tulisnya, kreativitas generasi muda Indonesia sudah terbukti dan diakui oleh berbagai pihak di dalam dan luar negeri. Diharapkan, generasi muda akan mampu membangun kesejahteraan serta kemandirian  perekonomian yang mampu menyejahterakan bangsa di masa mendatang. Pada generasi muda lah masa depan bangsa ini dipertaruhkan, apakah akan menjadi bangsa besar atau pecundang yang meratapi kekalahannya dari bangsa lain.

Ajang Indonesian Creativity & Best Leader Award diselenggarakan setiap tahun, dan tahun 2014 merupakan tahun ketiga dengan segenap harapan mampu menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk menempa diri menjadi inovator dan entrepreneur tangguh demi masa depan bangsa yang lebih baik.

Dalam acara Gala Winner Penghargaan ini memang hadir para penerima dari kalangan generasi muda yang telah menunjukkan prestasinya sebagai inovator dan entrepreneur.

Wakil dari Perusahaan, Perorangan, dan Lembaga penerima penghargaan

Indonesian Creativity & Best Leader Award 2014 berfoto bersama usai acara Gala Winner, Jumat (07/02/2014)

 

Wednesday, 05 February 2014 09:37

Gowes Jogja - Parangtritis

 

Peserta Gowes Jogja - Parangtritis dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk berpose setelah menempuh rute

sejauh kurang lebih 35 km dari Alun-alun Jogjakarta menuju Pantai Parangtritis.

Dari kiri: Lien Herlina, Ign Joko Herwanto, Feri Purwandi Seno, dan Tri Widjajanto, Sabtu (01/02/2014)

Tuesday, 04 February 2014 07:02

Waskita Adakan Donor Darah

Sebanyak 62 (enam puluh dua) pegawai PT Waskita Karya (Persero) Tbk menjadi peserta donor darah yang diadakan Corporate Social Responsibility (CSR) Waskita, di Gedung Waskita, Jakarta, Selasa (4/02/14). Bekerjasama dengan PMI DKI Jakarta, PT Waskita Karya (Persero) Tbk secara rutin menyelenggarakan donor darah pada setiap even Ulang Tahun Perusahaan, Hari Besar Nasional, maupun momen-momen lainnya yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan. Agenda  donor darah yang telah rutin ini merupakan salah satu bagian dari wujud kepedulian Waskita kepada aspek sosial kemasyarakatan dan lingkungan sekitar.

 



 

Sebanyak 53 (limapuluh tiga) pegawai PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengikuti pelatihan Persiapan  Masa Purnabakti Batch VIII, di Sentul, Bogor, Jawa Barat (27 s.d.  30 Januari 2014). Pelatihan ini telah diselenggarakan Waskita sebanyak 8 (delapan) angkatan sejak bulan Juni tahun 2009, dimaksudkan sebagai pembekalan bagaimana para pegawai mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun, bagaimana membuka peluang-peluang usaha, bagaimana memberikan motivasi, inspirasi, tips, dan pencerahan bagi para pegawai yang akan menjalani masa persiapan pensiun (MPP). Banyak hal berubah pada masa pensiun di antaranya perubahan pola hidup, perubahan kondisi keuangan, perubahan kesehatan fisik, perubahan mental psikologis, perubahan pola hubungan dengan masyarakat, dan lain-lain. Bagi para pegawai maka pelatihan ini diharapkan memberikan keyakinan kuat untuk dapat hidup mandiri  serta kehidupan yang lebih bahagia dan bermakna dalam menjalani masa pensiun.

Berbagai materi pelatihan diberikan kepada peserta, yaitu materi motivasi dan inspiratif yang disampaikan oleh motivator dan investor reksadana, materi bagaimana merencanakan dan memulai membuka usaha (businesss plan), success story dari pegawai dan mantan pegawai waskita yang telah berhasil membuka usaha, serta site visit ke berbagai tempat usaha di Jabodetabek.



Monday, 03 February 2014 05:44

Rukun Ibu Waskita Peduli Banjir

Rabu (29/01/2014) siang di daerah rawan banjir Tanjung Sanyang, Dewi Sartika, Rukun Ibu Waskita di bawah pimpinan Ibu M. Choliq bersama dengan Tim Tanggap Darurat/Bencana Alam PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyerahkan bantuan Alat Penyedot Lumpur  dan sejumlah uang untuk operasional. Alat tersebut akan digunakan untuk membersihkan lumpur-lumpur yang ada di jalan yang terkena banjir. Setiap kali terkena banjir warga Tanjung Sanyang sangat membutuhkan alat penyedot lumpur pasca banjir guna membersihkan lumpur-lumpur yang ada di jalanan setebal kurang lebih setengah meter. Demikian dikatakan Abdul Aziz (Wakil Ketua RW 08, Tanjung Sanyang, Dewi Sartika Jakarta Timur) kepada rombongan Rukun ibu Waskita dan Tim Tanggap Darurat/Bencana Alam PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Lebih lanjut Aziz menyampaikan apresiasinya kepada Waskita yang selama 3 tahun berturut-turut membantu warga RW 08 yang terkena musibah banjir.  Sedangkan Ketua Tim Tanggap Darurat/Bencana Alam Waskita, Eko Sutrisno HP, menyatakan bahwa alat penyedot lumpur akhirnya diberikan setelah pada tahun yang lalu dipinjamkan. “Karena biasanya pasca banjir, alat inilah yang sangat dibutuhkan warga Tanjung Sanyang yang terkena musibah banjir untuk membersihkan lumpur,” kata Eko SHP

Rombongan Rukun ibu terdiri dari Ibu M. Choliq, Ibu Adi Wibowo, Ibu Wirya, Ibu Ridwan, Ibu Anjar, Ibu Dono dan Ibu Indrayana. Sedangkan Tim Tanggap Darurat/Bencana Alam Waskita adalah Eko Sutrisno HP, Jefridez, Imam Supraja, Tarudi, serta beberapa rekan Waskita lainnya.


Rapat Koordinasi (Rakor) Triwulan IV tahun 2013 PT Waskita Karya (Persero) Tbk menjadi tonggak pencanangan kembangkitan Waskita pada gelombang kedua (second wave) untuk masa 5 (lima) atau 6 (enam) tahun ke depan. Sejarah itu ditandai dengan peluncuran Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan Waskita yang baru, yang diharapkan mampu menjadi pendorong bagi tumbuh dan berkembangnya Waskita kea rah yang lebih baik di masa-masa yang akan datang.

Direktur Utama Waskita, Ir. M. Choliq, M.M., dalam sambutan pembukaan mengatakan, tahun 2013 merupakan tahun tersulit bagi Waskita, sekalipun perusahaan mampu menembus target-target utama yang telah ditetapkan.

Menurut Dirut ada tiga ukuran utama bagi perusahaan yang dilihat oleh para investor, yaitu:

1.       Size, yaitu kemampuan perusahaan menguasai market dari industri yang digeluti (market share).

2.       Kinerja, adalah factor yang dilihat investor. Ada 2 komponen pokok dalam menilai kinerja, yaitu pertama kemampuan tumbuh berkembangnya perusahaan secara komparatif terhadap pesaing-pesaingnya. Kedua, profitabilitas, yaitu kemampuan setiap unit bisnis dalam mencapai laba bersih terhadap modal /ekuitas yang dipunyai.

3.       Risiko Korporat, adalah risiko bisnis yang diukur dari dua hal, yaitu operasional dan finansial.

Dirut menegaskan, sumberdaya yang dimiliki Waskita secara komparatif lebih unggul. Mulai dari BOD, Kepala Unit Kerja/Bisnis, Kepala Proyek memiliki performance yang unggul jika dibanding BUMN Karya Tbk lainnya. “Optimisme ini yang mendasari kita berani mencanangkan cita-cita di mana pada gelombang kedua, lima tahun ke depan, Waskita menjadi yang terbesar,” kata Dirut. Dari sekitar 400 pegawai, Waskita memiliki 79,6% tenaga Teknik, 20% Nonteknik. Dilihat dari jenjang pendidikan sebesar 85% S1 atau S2, Diploma 15%, SLTA 0,4 %. “Dan yang sangat membanggakan darki segi umur Waskita memiliki pegawai di bawah usia 35 tahun sebanyak 44%, SDM kita unggul. Dan sumber daya uang Waskita sejajar bahkan lebih unggul dari BUMN Karya Tbk lainnya,” tandasnya.



Friday, 24 January 2014 04:49

Waskita dan Program Transformasi Budaya

PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama dengan Pricewaterhouse Coopers (PWC) menggelar pembekalan Change Champion Program Transformasi Budaya, di Gedung Waskita, Kamis (23/01/2014). Program ini diikuti oleh 33 (tiga puluh tiga) pegawai terdiri dari para Kepala Departemen, Kepala Divisi, dan Kepala Bagian PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Direktur Keuangan dan SDM, Ir. Tunggul Rajagukguk, M.M., dalam sambutannya mengatakan program yang dilaksanakan pada kesempatan ini  terkait dengan upaya mewujudkan atau mengimplementasikan visi, misi dan Budaya Perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagaimana telah dibangun dan disepakati bersama. “Perubahan budaya dan etos kerja harus dilakukan Waskita mengingat persaingan bisnis ke depan yang sangat ketat dan nyata,” tandas Direktur Keuangan dan SDM.

Seperti diketahui manajemen PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah membangun dan menyepakati Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan yang baru, seperti berikut:

Visi        : Menjadi perusahaan Indonesia terkemuka di bidang industry konstruksi, rekayasa, investasi, infrastruktur dan property/realty.

Misi       :  Meningkatkan nilai perusahaan yang berkelanjutan melalui:

1.    SDM yang kompeten

2.    Sistem dan teknologi terintegrasi

3.    Sinergi dengan mitra usaha

4.    Inovasi

5.    Diversifikasi usaha

Budaya Perusahaan  : IPTEx

Integrity, Profesionalism, Teamwork, Excellence

 

Motto   :

Maju dengan Karya Bermutu

Rukun Ibu Waskita menggelar berbagai lomba dalam rangka memperingati Hari Ibu 2013, Menyambut Tahun Baru 2014, dan Ulang tahun Ke-53 PT Waskita Karya (Persero) Tbk, di Gedung Waskita Jakarta, Selasa (21/01/2014).

Ketua Rukun Ibu Waskita Karya, Ibu M. Choliq, mengatakan esensi dari peringatan Hari Ibu adalah menghormati, menghargai, dan meneladani semangat perjuangan kaum perempuan Indonesia yang telah banyak berperan dalam perjuangan dan kemajuan bangsa. Ketua Rukun Ibu Waskita juga mengharapakan agar para anggota Rukun Ibu Waskita untuk selalu mengobarkan semangat Hari Ibu, dan menyatukan tekat perjuangan kaum perempuan Indonesia untuk mewujudkan cita-cita masa depan bangsa. “Saya secara pribadi memberikan apresiasi kepada Ibu-ibu semua yang telah berperan aktif dalam pembangunan dan kemajuan bangsa dengan selalu mendukung tugas suami, mengatur rumah tangga, dan mendidik anak-anak sehingga para bapak kita dapat mencapai suatu prestasi kerja yang patut kita banggakan,” katanya.

Acara yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Ibu 2013, Menyambut Tahun Baru 2014, dan Ulang Tahun Ke-53 Waskita ini diisi dengan lomba Berbusana Nasional, Lomba Merangkai Bunga, dan Lomba Kepribadian.

 


Ketua Rukun Ibu Waskita, Ibu M. Choliq, memotong kue Ulang Tahun Ke-53 PT Waskita Karya (Persero) Tbk

 

 

Dari kiri: Ibu Agus Sugiono, Ibu Tunggul Rajagukguk, Ibu M. Choliq, Ibu Didi Triyono, dan Ibu Adi Wibowo

 



Ibu-ibu anggota Rukun Ibu Waskita menampilkan karyanya

dalam lomba Berbusana Nasional

Rumah Sakit Pertamedika Sentul City, Bogor, Jawa Barat, hari ini secara resmi beroperasi. Persemian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Menko Kesra, Agung Laksono, di Sentul, Senin (20/01/2014). Acara ini dihadiri antara lain oleh Direktur Operasi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ir. Adi Wibowo dan Kepala Divisi Gedung, Ir. Herwidikato, M.Tech.

Pembangunan Gedung RS Pertamedika Sentul City dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan nilai kontrak Rp 94,12 miliar. Waktu pelaksanaan selama 90 hari dimuali sejak tanggal 26 Maret s.d. 20 Desember 2012. Proyek milik PT Pertamedika Sentul ini berdiri megah di Jl. MH Thamrin, Kv. 57, Sentul City, Bogor, Jawa Barat.

RS Pertamedika memiliki 4 (empat) lantai yang dirancang dengan berbagai fasilitas penunjang medis modern dan berteknologi tinggi. Konsep ini dibangun agar RS Pertamedika dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan motto “Trusthworthy in Health” (Terpercaya dalam Kesehatan).

Dalam acara ini dihadirkan salah seorang pasien bernama Ely yang menjalani operasi bedah jantung dengan sukses di RS ini. Ely adalah pasien kurang mampu pertama yang mendapatkan pelayanan kesehatan di RS Pertamedika pada tanggal 08 Januari 2014, dan kini sudah sembuh total dari penyakitnya.

 


RS Pertamedika Sentul City, Bogor, Jawa Barat

 


Depan dari kiri Direktur Operasi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ir. Adi Wibowo

dan Kepala Divisi Gedung, Ir. Herwidiakto, M.Tech (

 


Menko Kesra, Agung Laksono, bersama dengan Manajemen RS Pertamedika Sentul City, Bogor

 

Ely (berkerudung hitam), pasien pertama yang menjalani operasi bedah jantung di RS Pertamedika 

pada tgl 08 Januari 2014

Friday, 17 January 2014 08:56

Gowes Ceria 53 th Waskita

Gowes ceria dalam rangka memperingati 53 tahun PT Waskita Karya (Persero) Tbk, diadakan pada hari Selasa, 14 Januari 2014 bertepatan dengan hari libur nasional Mualid Nabi Muhammad SAW. Gowes Ceria yang diikuti 30 peserta mengambil rute Gedung Waskita Cawang – Kota Tua – Finish di Taman Wisata Mangrove Pantai Indah Kapuk PIK) menempuh jarak + 35 KM.  Di antara rombongan Gowes Ceria tersebut terdapat Direktur Operasi II, Adi Wibowo, Kepala Divisi Gedung, Herwidiakto, Kepala Divisi EPC, M. Indrayana, Wakadiv Gedung, Tukijo, Wakadiv Sipil, Moh Sadali, serta para Kapro & Manager dan staf di Gedung Kantor Pusat.

Kali Pertama,

Inilah kali pertama Gowes Ceria diadakan di Kantor Pusat. Berawal dari sekedar bincang-bincang di warung makan Pak No’ untuk olah raga bersepeda dalam rangka HUT Waskita. Gowes Ceria ini akhirnya terlaksana juga. Selasa pagi itu peserta Gowes serentak mengayuh sepedanya dari Gedung Waskita pukul 06.00 wib menuju jalan DI Panjaitan, kemudian belok kiri menuju Prumpung dan fly over Kampung Melayu ke arah Casablangka. Di titik inilah  rombongan peserta gowes mulai memecah menyisakan jarak antara 5 sampai 10 meter, Rombongan Dirop II didampingi Kadep Akuntansi dan beberapa Manajer berada di posisi terdepan meninggalkan cukup jauh peserta lainnya. Memasuki Jalan MH Tahmrin semangat peserta gowes semakin membara, namun karena banyak peserta yang tertinggal akhirnya diputuskan beristirahat sejenak di Dukuh Atas sambil menunggu peserta yang berada di belakang.

Dari Dukuh Atas peserta melanjutkan kayuhannya menuju Kota Tua transit I, sebelum akhirnya  sampai di PIK. Menyusurui jalan Harmoni peserta langsung memasuki Kota Tua, dan setibanya di Kota Tua seluruh peserta beristirahat sambil berfoto serta menyantap arem-arem, jajanan pasar, serta air mineral. Jarak Cawang – Kota Tua dapat ditemput sekitar 2 jam, sehingga di Kota Tua cukup lama peserta beristirahat (sekitar 1 jam).

Setelah beristirahat peserta melanjutkan perjalanan menuju Taman Wisata Mangrove PIK, dimana Tim Proyek PIK, dibawah pimpin Ir. Yahya telah menanti menyambut peserta Gowes Ceria. Tiba di Taman Wisata Mangrove pada pukul 09.30 wib.  Setelah menempuh jarak + 15 KM seluruh peserta beristirahat sambil menikmati hidangan makan siang yang telah disiapkan tim Proyek PIK. (iS)


 


 

Page 8 of 34