Berita Waskita


Eka Suhardiman

Eka Suhardiman

Wednesday, 15 July 2015 02:53

Waskita Akuisisi Tol Cimanggis - Cibitung

PT Waskita Karya (Persero) Tbk, melalui anak perusahaannya PT Waskita Toll Road, membeli 90% saham PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT), selaku pemegang konsesi ruas tol Cimanggis – Cibitung. Sejumlah 10% saham di antaranya adalah milik PT Bakrie & Brothers Tbk dan 80% nya saham milik PT Bakrie Toll Indonesia dengan total nilai Rp 552.150.000.000 (Lima ratus lima puluh dua miliar seratus lima puluh juta rupiah).
PT Cimanggis-Cibitung Tollways akan membangun Jalan Tol Cimanggis-Cibitung yang merupakan jaringan JakartaOuter Ring Road (JORR) II. Total panjang tol 25,385 km yang dalam pelaksanaan konstruksinya akan dibagi menjadi dua seksi. Seksi 1 Cimanggis Junction – On/Off Ramp Transyogi sepanjang 3,50 Km, dan Seksi 2 On/Off Ramp Transyogi – Cibitung Junction sepanjang 22,8 km. Jumlah lajur (Awal 2 x 2, Akhir 2 x 3), lebar lajur 3,6 m, lebar bahu luar 3 m, lebar bahu dalam 1,5 m, lebar median 13 m (termasuk bahu dalam), jumlah simpang susun 3 (tiga) buah, jumlah junction 1 buah (Cimanggis Junction), konstruksi perkerasan rigin pavement, dan barrier gate 1 (satu) buah.
Desa yang bakal dilewati tol ini antara lain Kecamatan Setu yaitu Desa Cijengkol, Cibening, Desa Burangkeng, Desa Taman Rahayu, kemudian Kecamatan Cikarang Barat yaitu desa Telajung, desa Gandamekar, desa Gandasari, lalu Kecamatan Cibitung desa Cibuntu.

 

Unit PKBL PT Waskita Karya (Persero) memberikan bantuan bagoi pembangunan Sekolah Dasar Mafaza di Plumpang, Jakarta Utara. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Pengembangan dan SDM, Ir. Sugiono, M.M., seusai buka puasa bersama di lokasi sekolah, Jumat (10/07/2015). Bangunan 3 (tiga) lantai milik Yayasan Mafaza ini per bulan Juli 2015 telah mencapai progres kurang lebih 80%, di mana beberapa ruangan di lantai 1 telah dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar maupun aktivitas lainnya.

Hadir dalam acara ini para pengurus Yayasan Mafaza beserta para pengajar, dan juga Kepala Unit PKBL Waskita, Jefrides, S.E beserta staf.


Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1436 H, PT Waskita Karya (Persero) Tbk Divisi Regional Barat Pekanbaru, menyelenggarakan Pasar Murah (Bazar) pada Jumat dan Sabtu (3 – 4/07/2015). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat himbuan Menteri BUMN tentang Penyelenggaraan Pasar BUMN 2015.

Event pasar murah yang digelar Divisi Regional Barat ini menyediakan 500 paket dengan masing-masing paket berisi 2 liter minyak goring, 1 kg terigu, 1 botol sirup, 2 kaleng susu, 1 kg margarin, serta 2 saset agar-agar. Harga 1 (satu) paket bazar dipatok sebesar Rp 60.000,- (enam puluh ribu rupiah). “Sasaran penyelenggaraan pasar murah ini adalah kaum muda dhuafa di lingkungan Kantor Divisi, Office Boy, Sopir, Satpam, serta para pegawai golongan rendah,” kata Kepala Divisi Regional Barat, Ir. Ibnu Nouval.

 

Divisi Infrastruktur PT Waskita Karya (Persero) Tbk kini tengah bekerja keras menyiapkan infrastruktur jalan tol Pejagan - Pemalang untuk mendukung arus mudik lebaran tahun 2015. Upaya yang dilakukan adalah dengan mempercepat konstruksi jalan sepajang 24 km meski hanya dengan agregat berlapis aspal cair atau aspal emolsi preme coat.

Pekerjaan extra ini dilakukan guna mendukung kelancaran arus mudik sebagai imbas dari mulai beroperasinya jalan tol Cikopo - Palimanan (Cipali) hingga exit tol Pejagan. Berdasarkan tinjauan di lapangan, proyek ini sudah bisa dilalui kendaraan kecil mulai H-7 sampai H+7 lebaran.

Kepala Proyek Tol Pejagan – Pemalang,  Ir. Benny Panjaitan, mengungkapkan guna mensukseskan arus mudik kami bekerja pagi, siang, dan malam agar bisa menyelesaikan jalur ini sesuai keinginan pemerintah, dalam hal ini Kementrian PUPR guna mempelancar arus mudik lebaran tahun ini. Ditambahkan Benny, jalan ini memang belum sempurna dan memang hanya bisa dilalui kendaraan kecil dari arah Palimanan menuju Jawa Tengah, “dan ini dipakai hanya untuk pemudik,” ujarnya.

 

Secara teknis, proyek ini belum selesai sehingga hanya memakai agregat dan diguyur dengan aspal emolsen agar tidak terlalu berdebu. Di samping itu pengendara juga dihimbau untuk tidak memacu kendaraannya lebih dari 40 km/jam, harus hati-hati, memperhatikan rambu-rambu, serta himbauan yang terpasang di sepajang jalan. Berdasarkan pantauan masih banyak pengendara yang nantinya  melewati persimpangan jalan penduduk. “Ini dikarenakan ada beberapa ruas jalan yang belum dibebaskan tanahnya,” ungkap Benny.

Jalan tol Pejagan – Pemalang untuk arus mudik memiliki panjang 24 km terbagi ke dalam 2 (dua) seksi, yaitu Seksi 1 sepanjang 20 km (Pejagan – Brebes Barat), dan Seksi 2 sepanjang 4 km (Brebes Barat – Exit Brebes Timur). Secara konstruksi progres yang dicapai untuk Seksi 1 dan 2 ini sudah mencapai 50%.

Di tempat terpisah, Sekretaris Perusaahan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Antonius Yulianto TN,  menjelaskan untuk mendukung arus mudik lebaran jalan tol Pejagan – Pemalang baru akan dibuka oleh Menteri PUPR pada hari Sabtu tgl 11 Juli 2015 sekaligus meninjau kesiapan di lapangan. “Di sepanjang lintasan perjalanan tol Pejagan – Pemalang juga sudah dipasang himbauan dan rambu-rambu lalu lintas agar para pemudik tetap berhati-hati,” kata Anton, mengingatkan. Menurut Pimpro Tol Pejagan – Pemalang, Ir. Mulya Setiawan, tol ini bisa dimasuki pengendara pada hari Sabtu, 11 Juli 2015 Pk. 10.00 WIB setelah dibuka oleh Menteri PUPR. “Untuk selanjutnya para pemudik dapat melewati jalur tol ini pada H-7 dan H+7 lebaran,” tandas Mulya Setiawan.

 

Thursday, 02 July 2015 07:27

Tajil Berbuka Puasa dari OB CS Waskita

Perkumpulan Office Boy (OB) dan Cleaning Service (CS) PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyediakan tajil berbuka puasa pada Ramadhan 1436 H / 2015 bagi para pejalan kaki yang melintas di sekitar Gedung Kantor Waskita Jl. MT Haryono Kav 10 dan Jl. DI Panjaitan, Jakarta Timur, Jumat (26/06/2015). Kegiatan yang rutin dilakukan OB CS setiap ramadhan ini mendapat sambutan positif dari para pejalan kaki yang melintas di sekitar Gedung Waskita.

Friday, 26 June 2015 08:39

Saum Itu Ujungnya Ketaqwaan

“Saum inikan panggilanya “Yaayuhallazinaamunu”, “amanu”  itu wilayah disini (sambal menunjukan dada) wilayah kesadaran tujuannya Laallakum tattaqun, dimana taqwa ?, Nabi bersabda “Hahunna” disini, puasa itu latihan kasaidi, bukan akal-akalan lho”, demikian dikatakan Ust Komarudin Cholil, pada acara pengantar buka puasa yang diselenggarakan Babinrohis Waskita, Rabu, 24 Juni 2015 di ruang serbaguna lantai 11 Gedung waskita. Lebih lanjut Ust Komarudin, menjelaskan tentang cerita orang tua kita dikampung yang memiliki anak sampai 12 anak dengan pekerja sebagai petani kelapa dan tukang jual beras, tetapi anak-anaknya sukses semua, ada yang jadi Polisi lulusan PTIK, ada yang lulusan kuliah dari STAN, bahkan ada yang bisa kuliah sampai ke Jepang, klu kita tanyakan. kata Ust Komarudin, jawaban dari orang tuanya gak tau, itu gak keakal-akalan dan kalau ditelusuri lebih jauh, ternyata doa seorang ibu pada pukul 2 malam menggelar sajadah meminta langsung kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Besar sambil menangis ketika kalian akan mengikuti setiap ujian, tegasnya. Ust Komarudin kemudian  membandingkan dengan anak-anak sekarang, gak orang tuanya S1, S2, anak cuma 3 tapi orang tua banyak yang setres, jadi susah kalau pakai akal. Itulah contoh bahwa kita bertaqwa tidak bisa diukur dengan akal.

Ust Komarudin juga memberikan ilustrasi, tentang sebuah pertanyaan, “ustadz memang ada kehidupan yang tidak akal-akalan ?”, dijawab Ust. Komaruddin, “ada” apa itu…yaitu peristiwa Isra Mi’rajd, kalau dipakai akal ya tidak masuk akal, tapi klu dengan keimanan, kita yakni kebenarannya. Lebih jauh dia memamparkan tentang peristiwa lahirnya seorang anak karena ada ibu bapaknya, artinya secara akal, sebab ada ibu dan bapaknya, maka akibatnya ada anaknya, itu hukum sebab akibat. Tapi kalau Alloh mau tidak ada ibu dan bapak, tapi ada anak..itu contohnya Nabi Adam, begitu juga tidak ada bapak, tapi bisa punya anak, contohnya Siti Maryam. Banyak peristiwa kehidupan yang tidak akal-akalan, semuanya tidak bisa diukur dengan akal harus dengan ke imanan.

Selanjutnya ust. Komarudin memaparkan tentang puasa, “Puasa juga mengajarkan kita kejujuran”,  menurut Komarudin, kenapa pada saat kita kerja kita tidak jujur sedangkan kita puasa kok kita bisa jujur, oleh karena seharusnya kita bisa berperilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.

Dan pada akhir ceramahnya, ust komarrudin mengatakan bahwa puasa itu untuk meneladani sifat-sifat Alloh SWT, seperti Alloh  tidak makan dan minum, manusia diajari untuk tidak makan dan minum walau cuma dari pagi hari sampai waktu magrib. Kemudian Allah itu Maha Sibuk, orang yang puasa disuruh sibuk juga. Seperti tidurnya orang puasa itu ibadah, gimana klu bekerja itukan artinya Allah menghendaki orang yang berpuasa untuk bekerja dengan lebih giat dibanding hari-hari diluar Ramadhan. Dan yang terakhir, Allah itu Maha Berkreasi, manusia itu juga tidak ingin hidupnya begitu-begitu saja harus ada perubahan, puasa inilah ajang manusia untuk berkreasi untuk meraih taqwa.

Pada acara ini juga diberikan bingkisan kepada 90 orang yatim piatu dan fakir miskin dari wilayah Bekasi, kalimalang dan cawang bekerjsaama dengan rukun ibu Waskita dibawah pimpinan ibu Choliq. Dan pada kesempatan ini, Direktur SDM dan S Agus Sugiono dan Ibu Choliq membagikan bingkisan untuk perwakilan anak-anak yatim piatu. Acara diakhir dengan sholat terawaih berjamaah.

 

PT Waskita Beton Precast (WBP), anak perusahaan dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk, menandatangani perjanjian kredit dengan Bank BNI, di Jakarta, Selasa (23/06/2015). WBP yang kini tengah gencar melakukan pengembangan usaha, melakukan perjanjian kredit dengan BNI berupa Perjanjian Kredit Investasi dengan limit sebesar Rp 480 miliar dan Rp 9 miliar, Perjanjian Kredit Modal Kerja dengan limit sebesar Rp 50 miliar dan Rp 300 miliar, serta Plafon NCL dengan limit Rp 300 miliar. Dari jumlah tersebut ,  kredit yang sedang dalam proses pencairan adalah Perjanjian Kredit Modal Kerja dengan limit Rp 50 miliar dan Perjanjian Kredit Modal Kerja dengan limit Rp 300 miliar.

Pengembangan wilayah operasi WBP di Pulau Jawa kian meluas. Bahkan untuk pengembangan ke depan manajemen WBP sedang menjajaki kemungkinan mendirikan pabrik di wilayah Sumatera. Sejak didirikan Oktober 2014 Kapasitas produksi WBP hingga saat ini telah menembus angka 1,5 juta ton per tahun. Sebuah capaian yang luar biasa mengingat usianya yang relatif muda.

WBP memproduksi berbagai macam produk beton precast seperti bore pile, square pile, spun pile, girder, voided slab, full slab, dan balok untuk pekerjaan gedung dan jembatan. Sedangkan produk precast retaining wall terdiri dari CCSP, FCSP, dan FRSP. Untuk pekerjaan drainase, WBP memproduksi u-dutch, u-dutch cover, u-gutter, dan box culvert.  WBP juga memproduksi readymix dan produk lainnya seperti barrier dan rail pads.

Ke depan, selain beberapa plant yang telah dimiliki, WBP berencana melakukan pengembangan usaha dengan membuka plant-plant baru di Karawang seluas 15.5 hektar, Sidoarjo dengan luas 4 hektar, dan Penajam seluas 10.6 hektar.

Hadir dalam acara ini Direktur Utama WBP, Ir. Sapto Santoso, M.M. dan Direktur Keuangan WBP, Haris Gunawan, S.E.,M.B.A.

 

Unit Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah nmemberikan bantuan bagi pembangunan sejumlah Masjid, Musholla, dan Taman Pendidikan Al  Quran yang berada di wilayah operasi Waskita Karya di Sumatera Barat. Penyaluran bantuan senilai Rp 201.294.000,- (Dua ratus satu juta dua ratus sembilan puluh empat ribu rupiah) itu disampaikan langsung oleh Ibu Wery Adra (Staf PT Waskita Karya Cabang Sumatera Barat) masing-masing kepada Masjid Raya Nanggalo, Masjid Darul Quran, Masjid Nurul Hikmah, Masjid Nurul Bilad, Musholla Ramadhan, Musholla Raudatussaliqin, dan TPA Istiqlal.

Masjid Daarul Quran

 

 

Masjid Nurul Bilad

 

 

Masjid Nurul Hikmah

 

 

Masjid Raya Nanggalo


 

Musholla Ramadhan

 

 

Musholla Raudatussadiqin

 

 

TPA Istiqlal

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Waskita) melakukan penandatangan Kesepakatan Bersama Penanganan masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dengan Kejaksaan Republik Indonesia, di Jakarta, Rabu ( 17/06/2015). Penandatangan dilakukan oleh Dirut Waskita dan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha  Negara (Jamdatun) Kejaksaan Republik Indonesia.
Sekretaris Perusahaan Waskita, Antonius Yulianto TN, mengungkapkan, kesepakatan bersama bertujuan meningkatkan efektivitas penanganan dan penyelesaian masalah hukum dalam bidang perdata dan tata usaha negara, baik di dalam maupun di luar pengadilan. Tujuannya agar Waskita dapat memulihkan dan menyelamatkan keuangan/kekayaan/aset serta permasalahan lain dalam bidang hukum perdata dan tata usaha negara yang dihadapi oleh Waskita beserta Anak Perusahaan Waskita, Unit Bisnis Waskita, dan/atau Cabang-cabang Waskita yang berada di wilayah Republik Indonesia.
Dalam acara ini Jamdatun Kejaksaan RI  diwakili oleh Sekretaris Jamdatun, Bambang Setyo Wahyudi. Sedangkan dari Waskita turut hadir Dirut Waskita, M. Choliq beserta jajaran Direksi dan GM serta Direksi Anak Perusahaannya.


Dalam sambutannya, Dirut Waskita, M. Choliq menyampaikan bahwa dalam 2 tahun terakhir ini Waskita mengembangkan bisnisnya dengan cepat, tidak seperti pada kurun waktu sebelum tahun 2012 di mana Waskita masih single bisnis. Sejak tahun 2012 hingga saat ini Waskita masuk dalam dunia investasi, yakni dengan membentuk anak perusahaan yang bergerak di bidang Jalan Tol,  Beton Precast,  Property dan Energi.
Khusus investasi jalan tol dan realty, M. Choliq, berharap mendapatkan bimbingan dan bantuan dari Kejaksaan RI selaku Jaksa Pengacara negara untuk membantu pendampingan hukum  agar transaksi bisnis dapat dilakukan dengan aman menurut peraturan perundangan yang berlaku, karena investasi jalan tol dan realty merupakan hal baru bagi Waskita. “Agresifnya Waskita dalam melakukan merger dan akuisisi perusahaan yang punya konsensi jalan tol tidak lepas dari arahan pemerintah dalam hal ini kementerian BUMN”, kata M. Choliq.
Lebih lanjut M. Choliq menjelaskan bahwa saat ini Waskita ditugaskan untuk melakukan percepatan pembangunan infratruktur khususnya bidang jalan tol, lebih khusus lagi jalan tol yang mangkrak. Hingga saat ini sudah ada 7 ruas jalan tol yang telah diakuisisi Waskita, ada yang 100 % kita diakuisisi, ada yang 60 %, ada juga yang 40 % dan seterusnya. “Total investasi dari 7 ruas tol sudah mencapai hampir 33 Triliun,” ungkap M. Choliq
Permohonan Waskita mendapatkan respon positif dari Kejaksaan Agung, bahkan Sekretaris Jamdatun, Bambang Setya Wahyudi menyatakan bangga lembaganya dapat bekerjasama dan dipercaya oleh Waskita. “Saya yakin ke depan operasi bisnis Waskita tidak hanya di tingkat lokal melainkan internasional, sehingga aspek hukum perdata dan tata usaha negara nya harus diwaspadai dan diantisipasi,” ujar Bambang.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI saat ini sedang membangun Gedung Arsip enam lantai di kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur. Selain gedung arsip, di lokasi ini juga akan dibangun mess pegawai 2 lantai yang memiliki 8 (delapan) kamar. Sekretaris Jenderal BPK RI, Hendar Ristiawan, Gedung Arsip 6 (enam) lantai memiliki luas 8.174 M2 dan Gedung Mess pegawai 2 (dua) lantai seluas 326 M2.

Gedung ini dibangun, gedung arsip kantor pusat yang dimiliki saat ini sebagian besar dipakai untuk ruang  auditor dan pegawai. “Volume arsip semakin banyak dan menumpuk,” kata Ristiawan, saat memberikan laporan pada acara Peletakan Batu Pertama Gedung Arsip BPK di Jakarta Timur, Rabu (17/06/2015).

Gedung yang pekerjaan konstruksinya dilaksanakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk, ini kelak diharapkan dapat mendukung BPK dalam pengarsipan secara modern, sehingga pendokumentasian arsip dapat dilaksanakan dengan baik dan tertib sesuai strandar ANRI.  Maka, pembangunan Gedung Arsip ini pun dirancang dengan sistem kearsipan baru, digitalisasi, dan pemusnahan arsip.

Ketua BPK, Dr. Harry Azhar Azis, yang meresmikan pembangunan gedung ini berharap, gedung arsip ini kelak dapat bermanfaat bagi aktivitas internal BPK, kesejarahaan BPK, dan juga bagi keperluan penelitian pihak eksternal BPK.

Sejalan dengan semakin besarnya pengelolaan keuangan negara maka peran BPK pun akan semakin bertambah. Pada 10 tahun yang lalu, kata Harry Azhar,  APBN sebesar Rp 500 triliun dan  sekarang Rp 2.000 triliun. “Bukan tidak mungkin di masa depan APBN kita bisa mencapai Rp 10.000 triliun dan memerlukan dokumen pemeriksaan yang banyak daripada sekarang ini,” ungkapnya.

Menurut Harry Azhar, BPK saat ini sedang merencanakan pembangunan gedung data recovery center (DRC), gedung pusdiklat, dan juga mess pegawai di daerah-daerah yang kondisinya belum memadai dan diupayakan pada periode pemerintahan ini gedung-gedung tersebut sudah tersedia.

Gedung Arsip BPK berada di Jl. Hankam Raya, Bambu Apus, Jakarta Timur dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk selama 230 hari kalender (15 Mei s.d. 30 Desember 2015). Lingkup pekerjaan meliputi strukrur, arsitektur, serta mekanikal dan elektrikal.

Hadir dalam kesempatan ini para pejabat BPK, Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ir. M. Choliq,M.M. Direktur Operasi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ir. Adi Wibowo, Kepala Divisi Gedung, Ir. Tukijo, M.M., Wakil Kepala Divisi Gedung, Ir. Slamet Sunaryo, beserta para undangan lainnya.

 

Page 8 of 49