Berita Waskita


Eka Suhardiman

Eka Suhardiman

Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD) mengumumkan 50 perusahaan yang menjadi Top 50 Emiten dengan Skor Corporate Governance (CG) tertinggi tahun 2014. Penilaian ini berdasarkan acuan ASEAN Corporate Governance Scorecard dalam menilai praktik CG perusahaan terbuka di Indonesia.

ASEAN CG Scorecard sendiri merupakan inisiatif dari ASEAN Capital Market Forum (ACMF) yang beranggotakan para regulator pasar modal di negara ASEAN. Scorecard ini juga telah digunakan untuk menilai praktik CG perusahaan terbuka di negara ASEAN lainnya yaitu Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam.

CG Expert dan Pembina IICD James Simanjuntak mengatakan, dalam sistem penilaian ini pihaknya bertindak sebagai Domestic Body Rank ASEAN CG Scorecard di Indonesia.

IICD telah melaksanakan penilaian tata kelola perusahaan terhadap 100 emiten terbuka dengan kapitalisasi pasar terbesar sejak tahun 2012. "Pada 2013, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjuk IICD untuk melanjutkan penilaian tersebut," jelas dia usai konferensi pers di Jakarta, Jumat (21/3)

Berdasarkan urutan abjad, 25 besar peraih skor CG tertinggi didominasi perbankan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Emiten-emiten tersebut, yaitu : PT ABM Investama Tbk, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, PT Aneka Tambang (persero) Tbk, PT Astra Internasional Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Danamon Tbk, PT Bank Internasional Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank NISP Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk, PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk, PT XL Axiata Tbk, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Indo Tambangraya Megah Tbk, PT Indosat Tbk, PT Jasa Marga (persero) Tbk, PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Semen Indonesia (persero) Tbk, PT Tambang Batubara Bukit Asam (persero) Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Berikutnya, masih berdasarkan abjad, peraih skor CG untuk urutan ke-26 hingga ke-50 terdiri atas: PT AKR Corporindo Tbk, PT Bank Mega Tbk, PT Bank Pan Indonesia Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk, PT Bumi Resources Tbk, PT Ciputra Development Tbk, PT Golden Energy Mines Tbk, PT Hero Supermarket Tbk, PT Holcim Indonesia Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Kalbe Farma Tbk, PT Lippo Karawaci Tbk, PT Pasific Utama Tbk, PT Pakuwon Jati Tbk, PT PP London Sumatera Indonesia Tbk, PT Salim Ivonmas Pratama Tbk, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, PT Surya Citra Media Tbk, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk, PT United Tractors Tbk, dan PT Vale Indonesia Tbk.

 

Sumber: Investor Daily, http://www.beritasatu.com/emiten/173060-ini-50-emiten-dengan-skor-corporate-governance-tertinggi.html

 

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Waskita Karya (Persero)  Tbk, menyetujui penggunaan Laba Bersih Konsolidasi Tahun Buku 2013 sebesar Rp 368.059.982.496 untuk pembayaran  dividen tunai sebesar 30% atau Rp 110.417.994.749, cadangan wajib sebesar 20% atau Rp 73.611.996.499, dan cadangan lainnya sebesar 50% atau Rp 184.029.991.248. "Dividen akan dibagikan bulan depan (April 2014)," kata Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk, M. Choliq, usai RUPST di Gedung Waskita, Jakarta, Selasa (18/3/2014).

Sepanjang tahun 2013, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 368.059.982.496 dan pendapatan usaha menjadi Rp 9,68 triliun. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dengan nilai Rp 1 triliun. "Mungkin sekitar Juni, kami terbitkan sebanyak Rp 300 miliar," kata Direktur Keuangan PT Waskita Karya Tbk, Tunggul Rajagukguk, usai RUPST, Selasa (18/3/2014).

Dana tersebut akan digunakan perseroan untuk diversifikasi usaha seperti pembangkit listrik mini hidro guna mendongkrak margin perseroan. Aksi korporasi ini belum bisa dirinci secara detail karena masih dalam proses. "Penjamin emisinya, nanti kita umumkan," kata Tunggul.


 

Direksi PT Waskita Karya (Persero) Tbk (selanjutnya disebut Perseroan”) berkedudukan di Jakarta Timur, dengan, ini mengundang para Pemegang Saham Perseroan untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (selanjutnya disebut Rapat) yang akan diselenggarakan pada:

 Hari/Tanggal               : Selasa, 18 Maret 2014

 Waktu                          : 10.00 WIB — selesai

 Tempat                        : Gedung Waskita Lt 11, JI. MT Haryono Kay. No.  10, Cawang, Jakarta Timur 13340

Dengan Agenda sebagai berikut:

  1. Persetujuan Laporan Tahunan termasuk Pengesahan Laporan Keuangan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisans Tahun Buku 2013 dan Pengesahan Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2013;
  2. Penetapan Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2013;
  3. Penetapan Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Tahunan Pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014;
  4. Penetapan besarnya gaji Direksi, Honorarium Dewan Komisaris dan Tantiem bagi Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Perseroan;
  5. Persetujuan pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk melakukan peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor penuh dalam rangka Program     Opsi Kepemilikan Saham untuk Manajemen dan Karyawan (Management & Employee Stock Option Plan/MESOP);
  6. Persetujuan Pemberlakuan Peraturan Menteri Negara BUMN;
  7. Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Saham Perdana.

Catatan

  1. Perseroan tidak mengirimkan undangan tersendiri kepada para Pemegang Saham, karena Panggilan ini sudah merupakan undangan resmi sesuai dengan ketentuan Pasal 23 ayat 4 huruf f Anggaran Dasar Perseroan.
  2. Yang berhak menghadiri dan diwakili dalam Rapat adalah Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 28 Februari 2014 sampal dengan pukul 16.00 WIB, atau pemilik saldo rekening efek di Penitipan Kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 28 Februan 2014.
  3. Pemegang Saham atau kuasanya yang menghadiri Rapat diminta untuk membawa fotocopy KTP atau tanda pengenal lainnya untuk diserahkan kepada petugas pendaftaran. Bagi Pemegang Saham berbentuk Badan Hukum, diminta untuk menyerahkan fotocopy anggaran dasar dan akta perubahan susunan pengurus yang terakhir. Bagi Pemegang Saham Perseroan yang sahamnya dirnasukkan dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia diwajibkan membawa Konfirmasi Tertulls Untuk Rapat (KTUR), yang dapat diperoleh di perusahaan efek atau di Bank Kustodian dimana Pemegang Saham Perseroan membuka rekening efeknya.
  4. Pemegang Saham yang tidak dapat hadir dapat diwakili oleh kuasanya dengan Surat Kuasa yang sah, dengan ketentuan bahwa para anggota Direksi, anggota Dewan Komisans dan karyawan Perseroan boleh bertindak sebagai kuasa Pernegang Saham Perseroan dalam Rapat namun suara yang mereka keluarkan selaku kuasa tidak dihitung dalam pemungutan suara.
  5. Formulir surat kuasa dapat diperoleh di Kantor Biro Administrasi Efek (BAE) PT Datindo Entrycom, Pun Datindo, Wisma Sudirman, JI. Jenderal Sudirman Kay. 34 Jakarta 10220 TeIp. (021) 5809009 Fax. (021) 5709026 pada setiap han kerja sejak tanggal panggilan Rapat.
  6. Semua Surat Kuasa tersebut harus sudah diterima Direksi Perseroan melalui Biro Administrasi Efek (BAE) Perseroan PT DATINDO ENTRYCOM, dengan alamat Pun Datindo Wisma Sudirman, JI. Jend. Sudirman Kay. 34, Jakarta 10220, semua surat kuasa tersebut harus sudah diterima selambat-Iambatnya tanggal 13 Maret 2014.
  7. Bahan-bahan Rapat tersedia dan dapat diambil setiap han kerja di Kantor Perseroan dengan alamat PT Waskita Karya (Persero) Tbk, JI. MT Haryono Kay. No. 10, Cawang, Jakarta Timur 13340, TeIp. (021) 8508510, Fax (021) 8.508506.
  8. Untuk ketertiban Rapat maka Para Pemegang Saham atau kuasanya agar hadir di tempat Rapat untuk registrasi selambat-lambatnya 30 menit sebelum Rapat dimulai.

  Jakarta, 3 Maret 2014

 PT Waskita Karya (Persero) Tbk

 Direksi

 

 

Antusiasme para analis dan investor kini tampak lebih bergairah menjalani serangkaian acara site visit di PT Waskita Karya (Persero) Tbk jika dibandingkan dengan acara serupa yang digelar setahun lalu. Saat sesi tanya jawab usai menyimak presentasi dari Divisi Realty Waskita Karya di lantai 10 D Gedung Waskita, misalnya, para analis dan investor melemparkan berbagai pendapat dan pertanyaan, yang beberapa di antaranya bahkan terkesan tajam dan kritis. Ini menggambarkan kehadiran mereka di acara ini memang layak dan diharapkan berdampak positif bagi Waskita, karena boleh jadi opini dan pendapat mereka sedikit banyak menggambarkan respon pasar terhadap kebijakan dan kinerja PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Pada kesempatan ini para analis dan investor mendapatkan gambaran tentang program kerja dan proyek yang sedang dikerjakan Divisi Realty saat ini. Dapat disebutkan, misalnya, progres pelaksanaan Apartemen Brooklyn serta antusiasme masyarakat atas kehadiran Brooklyn di kawasan Alam Sutera, Serpong. “Bahkan kami pun kadang sulit menjelaskan kenapa Brooklyn begitu diminati konsumen dan sold out dalam waktu singkat,” ungkap Kepala Divisi Realty, Didit Oemar Prihadi, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Untuk diketahui,  sekitar 250 unit perkantoran, suite,  dan juga SoHo (small office home office) dari berbagai tipe di Brooklyn, Alam Sutera, Serpong, habis terjual pada soft launching hari Minggu (16/02/2014). Dengan demikian sejak  private gathering PT Waskita Karya (Persero) Tbk – Triniti, di Serpong Tangerang, Jumat (20/09/13), total unit yang sudah terjual mencapai  500 unit Brooklyn Apartement, dan kini tinggal menyisakan unit-unit di Tower Timur saja.

Presentasi Divisi Realty

Selesai menyimak presentasi Divisi Realty, para analis dan investor diajak mengunjungi area salah satu proyek Divisi Realty yakni gedung 16 lantai hotel dan office Waskita di Cawang, yang saat ini masih dalam tahap awal pembangunan.

Di Divisi Precast, Plant Sadang, Purwakarta, para analis dan investor menyimak dan menyaksikan betapa agresifnya Divisi Precast dalam membangun, mengembangkan, dan melakukan penetrasi pasar untuk memenuhi kebutuhan precast di berbagai proyek konstruksi di Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan telah dibangunnya 4 (empat) plant precast yaitu di Cibitung, di Sadang Jawa Barat, plant di Pasuruan Jawa Timur, serta plant di Palembang, Sumatera Selatan.

Plant Cibitung memproduksi sheet pile, girder, voided slab dan deck slab, square pile, u-ditch dan box culvert, serta readymix. Di plant Pasuruan, Jawa Timur,  diproduksi girder, u-gutter, u-ditch, dan readymix. Di plant Sadang diproduksi spun pile (dia 30 – 100), girder, FCSP, CCSP, dan square pile. Sedangkan plant Palembang selain memproduksi voided slab, square pile, dan u-ditch, juga memproduksi diafraghma wall.

Kunjungan ke Proyek Hotel dan Office Cawang

Kepala Divisi Precast PT Waskita Karya, Djarot Subana, mengungkapkan pada tahun 2013 produksi Divisi Precast sebesar 173.300 ton atau 47% dari kapasitas normal 370.800. Sedangkan pada tahun 2014 kapasitas produksi naik menjadi 487.000 ton atau 61% dari kapasitas normal 800.000 dengan perincian Plant Cibitung 162.000 ton, Plant Sadang 175.000 ton, Plant Palembang 62.500 ton, dan Plant Pasuruan Jawa Timur 85.500.

 


Produk Spun Pile di Plant Sadang, Divisi Precast

Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) mencatat 80 (delapan puluh) orang per hari atau 3 (tiga) orang per jam meninggal di jalan raya akibat kecelakaan lalu lintas selama tahun 2013. Angka ini menunjukkan bahwa jalan raya di Indonesia masih menjadi tempat yang mematikan bagi pengguna jalan.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Sutarman dalam pidato tetulisnya yang dibacakan Kakorlantas Irjen Pol Pudji Hartanto. Kapolri menyampaikan sambutan tertulis pada pembukaan  simposium Pencegahan dan Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas di Gedung PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Rabu (12/3/2014). Acara ini digelar oleh Ikatan Alumni Universitas Indonesia  (ILUNI UI) bekerjasama dengan Korp Lalu Lintas Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Mabes Polri).

Kapolri menambahkan, bahwa sebagian besar korban lalu lintas adalah golongan usia produktif. Tingginya angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas ini  disebabkan oleh banyak faktor. Dan yang  yang menjadi sorotan adalah tidak disiplinnya para pengendara kendaraan bermotor.

"Masih banyak yang berkendara sambil menggunakan obat-obatan, masih banyak pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm, melawan arus, dan melanggar lampu lalu lintas" kata Kapolri.

Begitu seriusnya kasus kecelakaan lalu lintas, Kapolri mengungkapkan bahwa kecelakaan lalu lintas masuk dalam 10 besar penyebab kematian.

"Untuk itu kita harus melakukan langkah-langkah pencegahan yang tegas," imbuhnya.

Simposium Pencegahan dan Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas ini juga dilengkapi dengan pameran yang diikuti sekitar 15 peserta dari berbagai instansi serta perusahaan BUMN dan Swasta, termasuk PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang menggelar produk-produk jasa konstruksi, property, dan precast.


Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI), Dr. Chandra Motik Yusuf, S.H., M.Sc

bertanya tentang Jembatan Kelok 9 saat mengunjungi booth PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Rabu (12/03/2014)

 

Kakorlantas Mabes Polri Irjen Pol Pudji Hartanto (membelakangi lensa)

mengagumi struktur dan aritektur Jembatan Kelok 9 (Rabu, 12/03/2014)

Bencana meletusnya Gunung Kelud, Jawa Timur,  pada kamis, 13 Februari 2014, menyita perhatian banyak kalangan. Hampir sebagian wilayah Jawa timur dan Jawa tengah ikut pula merasakan dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Kelud tersebut. Di sana tidak sedikit pula saudara-saudara kita yang menjadi korban, terutama untuk wilayah yang memang berdekatan dengan Gunung Kelud yaitu di Ring I ( Radius 5 Km ) dan Ring II  ( Radius 10 Km ).

Kondisi tersebut menggugah PT Waskita Karya ( Persero ) Tbk  untuk melaksanakan bakti sosial membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa bencana. Maka pada Sabtu, 22 Pebruari 2014, PT Waskita Karya (Persero ) Tbk mengirim bantuan ke daerah bencana di dua lokasi yang menjadi tempat pengungsian, yaitu di lokasi-lokasi sebagai berikut:

  1. Posko Pengungsian Korban Bencana Erupsi Gunung Kelud di SMP Negeri 2, Kec. Kepung, Kabupaten Kediri, diterima oleh  Anshori selaku koordinator pengungsi.
  2. Posko Pengungsian Korban Bencana Erupsi Gunung Kelud di SD Negeri  5, Ds. Sumber Puncur, Kec. Kepung, Kabupaten Kediri,  diterima oleh Sukamto selaku koordinator pengungsi.
  3. Tanggal 2 Maret 2014 ke Posko Pengungsian Korban Bencana Erupsi Gunung Kelud di Balai Desa Kebun Rejo, Kec. Kepung, di Kabupaten Kediri,  diterima oleh Lugito (Kades) selaku koordinator pengungsi.

Barang-barang bantuan tersebut berupa makanan dan kelengkapan lain-lain yang diserahkan oleh wakil dari PT Waskita Karya, yaitu Ir. Pudji Santoso. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para pengungsi,  terutama bagi para petani yang lahannya rusak akibat erupsi gunung kelud,” kata Pudji Santoso.

Tuesday, 11 March 2014 09:13

Car Free Day Waskita

Dalam rangka peduli lingkungan sesuai Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001, maka dihimbau agar seluruh Pegawai Waskita yang berkantor di Gedung Waskita Pusat dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan Car Free Day Waskita pada hari Selasa tanggal 18 Maret 2014,  dengan cara menggunakan angkutan publik menuju ke kantor waskita dan tidak menggunakan mobil pribadi. Pada tanggal tersebut area parkir Gedung Waskita hanya untuk parkir kendaraan tamu. Para pegawai juga dihimbau dapat memanfaatkan parkir sepeda Waskita dengan membawa sepeda ke kantor sesuai dengan semangat Bike to Work (B2W). Pegawai Waskita diharapkan dapat mendukung Sertifikasi Green Building Gedung Waskita dengan memanfaatkan energi di Gedung Waskita secara optimal (listrik, air, AC dan lain-lain).

Tuesday, 11 March 2014 04:14

Gedung Pemkot Bekasi Diresmikan Walikota

Sebagai bagian dari rangkaian acara HUT ke-17 Kota Bekasi, Walikota Bekasi Dr. Rahmat Effendi, Msi meresmikian Gedung Perkantoran 10 lantai Pemkot Bekasi (Senin, 10/03/2014). Acara ini dihadiri para  pejabat Muspida Kota Bekasi dan perwakilan Pemda Jawa Barat. Gedung perkantoran yang diresmikan ini seluruh pembangunannya dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk Divisi Gedung. Gedung ini merupakan satu dari empat gedung yang pada hari itu diresmikan. Tiga gedung lainnya adalah Stadion Patriot, RSUD Bekasi, serta Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Hadir dalam acara ini Kepala Proyek Divisi Gedung PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ir. Asmo Budi Maryoto serta Kepala Proyek Perkantoran Pemkot Bekasi Ir. Hapsak . "Proyek ini dikerjakan Waskita selama 430 hari dengan nilai kontrak struktur dan finishing Rp 101 miliar. Struktur gedung menggunakan beton K-400, sedangkan finishing sliding dan curtain wall," jelas Hapsak.

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, mengatakan, beberapa sarana yang dibanggakan sejak setahun belakangan ini, antara lain peresmian gedung perkantoran 10 lantai di Bekasi Selatan, dan peresmian Stadion Patriot Kota Bekasi, di Jalan Ahmad Yani. "Hari ini juga dilakukan peletakan batu pertama gedung 10 lantai untuk rumah sakit nonkelas bagi warga tidak mampu. Lokasi gedung ini berada di Jalan Mayor Oking yang tembus ke RSUD Kota Bekasi," kata Rahmat Effendi.

Diresmikan pula perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di 12 kecamatan se-Kota Bekasi, gedung delapan lantai di RSUD Kota Bekasi, serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tripartit upaya mengatasi kemacetan di Jalan Ahmad Yani dengan pembukaan Ramp Tol Bekasi Barat 3. Untuk memeriahkan HUT ke-17 Kota Bekasi, Pemkot Bekasi juga menggelar karnaval budaya yang diikuti para pegawai Pemkot Bekasi. Peserta mengenakan baju kampret dan celana pangsi (pakaian khas daerah Bekasi).
Karnaval budaya yang dimulai dari Asrama Haji hingga alun-alun Kota Bekasi itu sempat memacetkan arus kendaraan di Jalan Kemakmuran, Jalan Veteran dan sekitarnya. Rangkaian acara HUT ke-17 Kota Bekasi juga dimeriahkan dengan pemecahan rekor MURI menari topeng dodogeran secara massal.

 

PT Waskita Karya (Persero) Tbk menandatangani kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Proyek Pembangunan Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS) senilai Rp 155,25 miliar, di Surakarta, Jumat (07/03/2014). Penandatangan dilakukan oleh Kepala Divisi Gedung PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ir. Herwidiakto, M.Tech dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan selaku pemilik proyek. 

Proyek ini akan dikerjakan oleh Waskita Karya selama 18 (delapan belas) bulan dan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender. Lingkup pekerjaan sesuai kontrak meliputi Pekerjaan Persiapan, Struktur, Arsitektur, serta Mechanical & Electrical.

Hadir dalam kesempatan ini Direktur Operasi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk Ir. Adi Wibowo, Kabag Pengendalian II Divisi Gedung, IGN Joko Herwanto, serta Kabag SDM, Sistem, dan TI, Ir. Tri Hartanto.


PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idA untuk PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) dan obligasi II/2012 yang diterbitkan kontraktor pelat merah itu. Dalam keterangan resmi dijelaskan, peringkat dengan prospek stabil itu berlaku dari 4 Maret 2014 hingga 1 Maret 2015 mendatang. Peringkat tersebut mencerminkan posisi perusahaan yang kuat di industri konstruksi dalam negeri, proteksi arus kas yang kuat, serta keunggulan sebagai perusahaan konstruksi milik negara. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh marjin perusahaan yang lebih rendah dibandingkan dengan perusahaan sejenis dan kondisi industri konstruksi yang relatif volatile. Bisnis utama perseroan adalah menyediakan pekerjaan konstruksi, yang memberikan kontribusi 97,7% terhadap total pendapatan perusahaan. Sektor usaha lainnya meliput beton pracetak, sewa bangunan, properti, dan energi. Perusahaan tersebut memiliki jaringan pemasaran domestik yang luas dengan 30 kantor pemasaran di seluruh negeri. Waskita Karya telah memperluas bisnisnya ke luar negeri melalui kantor pemasaran di Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Timor Leste. (Sumber: Bisnis.com)

http://market.bisnis.com/read/20140307/192/208766/pefindo-tegaskan-peringkat-ida-kepada-waskita-karya

 

 

 

Page 8 of 36